PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) DASAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL LEARNING CYCLE 5E DI KELAS VIII G SMP NEGERI 22 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2012/2013.

Putra, Aditya Hadi Infantri (2013) PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) DASAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL LEARNING CYCLE 5E DI KELAS VIII G SMP NEGERI 22 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (321Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Aditya Hadi Infantri Putra. PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) DASAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL LEARNING CYCLE 5E DI KELAS VIII G SMP NEGERI 22 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta, Desember 2013. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains (KPS) dasar siswa kelas VIII G SMP Negeri 22 Surakarta melalui penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan menggunakan 3 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tidakan, observasi dan refleksi. Data penelitian diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Validasi data menggunakan metode triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E dapat meningkatkan KPS dasar siswa yang dapat dilihat berdasarkan hasil observasi. Rata-rata persentase aspek observasi siswa meningkat dari 25,93% pada prasiklus, 42,31% pada siklus I, 64,29% pada siklus II dan 85,16% pada siklus III. Aspek klasifikasi mengalami peningkatan dari prasiklus, siklus I, siklus II, dan siklus III yaitu 22,75%, 39,01%, 50,55%, 75,27%. Aspek pengukuran meningkat dari prasiklus sebesar 29,10%, siklus I 46,15%, siklus II 62,64% dan siklus III 80,22%. Aspek prediksi meningkat dari 23,81% pada prasiklus menjadi 53,85% pada siklus I, 62,64% pada siklus II, dan 81,87% pada siklus III. Aspek komunikasi tertulis meningkat dari 15,87% pada prasiklus menjadi 57,14% pada siklus I, 69,78% pada siklus II, dan pada siklus III sebesar 81,87%. Komunikasi lisan meningkat dari prasiklus sebesar 28,04%, siklus I sebesar 40,66%, siklus II sebesar 67,58% dan 89,56% pada siklus III. Aspek menarik kesimpulan meningkat dari prasiklus sebesar 23,81%, siklus I sebesar 45,05%, siklus II sebesar 69,23%, dan 86,26% pada siklus III. Berdasarkan hasil tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E dapat meningkatkan KPS dasar siswa kelas VIII G SMP Negeri 22 Surakarta tahun pelajaran 2013/2013. Keywords : Learning Cycle 5E, Keterampilan Proses Sains Dasar

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
    Depositing User: Maharani Angel Ein Suryono
    Date Deposited: 06 Oct 2015 09:50
    Last Modified: 06 Oct 2015 09:50
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/20769

    Actions (login required)

    View Item