DETERMINAN EFEKTIVITAS PENGARUH KEBIJAKAN DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH SERTA DAMPAKNYA PADA PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH (STUDI KASUS : KABUPATEN/ KOTA DI JAWA TENGAH)

SUMARDI, (2015) DETERMINAN EFEKTIVITAS PENGARUH KEBIJAKAN DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH SERTA DAMPAKNYA PADA PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH (STUDI KASUS : KABUPATEN/ KOTA DI JAWA TENGAH). Masters thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF
Download (851Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian berjudul “Determinan Efektivitas Pengaruh Kebijakan Desentralisasi Fiskal Terhadap Kemampuan Keuangan Daerah Serta Dampaknya Pada Pertumbuhan Ekonomi Daerah (Studi Kasus: Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah)” ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengaruh perubahan kebijakan Anggaran Berbasis Kinerja pada tingkat kemampuan keuangan daerah, desentralisasi fiskal dan struktur belanja daerah dan kemudian dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah di Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian dilakukan terhadap 35 Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah selama kurun waktu 2001 – 2010. Analisis data panel itu dilakukan dengan tahap pemilihan model pendekatan yang meliputi Pooled Least Square (PLS), Fixed Effect Model (FEM), Random Effect Model (REM) dan Generalized Least Square (GLS) dengan redundant test dan Hausan Test. Penetapan model regresi data panel ini melalui uji asumsi klasik dan dilakukan pengujian koefisien regresi secara individual maupun serentak. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah: (i) Kemampuan keuangan daerah berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, (ii) Desentralisasi Fiskal berpengaruh secara parabolik (hump-shape relation) terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dimana pada situasi desentralisasi fiskal masih rendah berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi setelah mencapai titik tertinggi, pengaruh desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi negatif, (iii) Struktur Belanja Daerah berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, (iv) Perubahan Kebijakan Anggaran Berbasis Kinerja menyebabkan pengaruh tingkat kemampuan keuangan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi yang berbeda, (v) Perubahan Kebijakan Anggaran Berbasis Kinerja menyebabkan pengaruh kemampuan keuangan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi menjadi lebih rendah, (vi) Perubahan Kebijakan Anggaran berbasis Kinerja tidak menyebabkan perubahan pengaruh kemampuan keuangan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Berdasarkan kesimpulan di atas maka disarankan kepada Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Tengah untuk : (i) meningkatkan kemampuan keuangan daerah melalui komponen-komponen pembentuk Pendapatan Asli Daerah seperti Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-lain PAD yang Sah, (ii) Meningkatkan struktur belanja daerah Kabupaten/ Kota dengan meningkatkan proporsi belanja publik atau belanja langsung dan melakukan efisiensi terhadap belanja tidak langsung. Keyword : Desentralisasi Fiskal, Pertumbuhan Ekonomi.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ekonomi dan Studi Pembangunan
    Depositing User: Mohamad Ghulam Hirbatul Azis
    Date Deposited: 06 Oct 2015 05:40
    Last Modified: 06 Oct 2015 05:40
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/20732

    Actions (login required)

    View Item