PERBEDAAN PENGARUH METODE CERAMAH DAN DISKUSI DIBANDINGKAN METODE PROBLEM SOLVING TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU SEKS PRANIKAH

AJENG, ATNESIA (2015) PERBEDAAN PENGARUH METODE CERAMAH DAN DISKUSI DIBANDINGKAN METODE PROBLEM SOLVING TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU SEKS PRANIKAH. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (317Kb) | Preview

    Abstract

    Peningkatan aktifitas seksual dikalangan kaum remaja sangat merugikan mereka. Sebagian besar remaja kurang memahami tentang kesehatan reproduksi dan perilaku seksual remaja tetapi tidak diiringi dengan peningkatan pengetahuan mengenai hal tersebut. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan perbedaan pengaruh metode ceramah dan diskusi dengan metode problem solving terhadap perubahan pengetahuan, sikap dan perilaku seks pranikah. Desain penelitian quasi experiment dengan two group pre test-post test design. Populasi, siswa yang bersekolah di SMPN 1 Bringin. Teknik sampling adalah Cluster Sampling. Jumlah sampel 30 siswa untuk masing-masing metode. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner pengetahuan, sikap dan perilaku. Data pengetahuan diuji dengan t-test sedangkan sikap dan perilaku dengan uji mann whitney. Berdasarkan hasil analisis data penelitian didapatkan hasil: 1) Tidak ada perbedaan pengaruh yang bermakna secara statistik antara metode ceramah dan diskusi dibandingkan metode problem solving pada pengetahuan remaja tentang seks pranikah (p=0,499) > (α=0,05). 2) Tidak ada perbedaan pengaruh yang bermakna secara statistik antara metode ceramah dan diskusi dibandingkan metode problem solving pada sikap remaja tentang seks pranikah (p=0,052) > (α=0,05). 3) Ada perbedaan pengaruh yang bermakna secara statistik antara metode ceramah dan diskusi dibandingkan metode problem solving pada perilaku seks pranikah remaja (p=0,046) < (α=0,05). Tidak ada perbedaan bermakna secara statistik pengaruh pendidikan kesehatan dengan kedua metode pada pengetahuan dan sikap remaja tentang seks pranikah, tetapi ada perbedaan bermakna secara statistik pada perilaku seks pranikah remaja. Implikasinya yaitu lembaga pendidikan maupun kesehatan dapat memilih penggunaan metode pendidikan ceramah dan diskusi atau problem solving sesuai dengan kebutuhan siswa dan ketersediaan fasilitas yang ada untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan mengubah perilaku tentang seks pranikah. Kata kunci: Seks Pranikah, Metode, Problem Solving, Pengetahuan, Sikap, Perilaku.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Boby Anggit Suryawan
    Date Deposited: 03 Oct 2015 21:12
    Last Modified: 03 Oct 2015 21:12
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/20408

    Actions (login required)

    View Item