FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI IUD DI KLINIK MULIA KASIH DONOHUDAN NGEMPLAK BOYOLALI

Dinanti, Septiani Hayuning Tri (2015) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI IUD DI KLINIK MULIA KASIH DONOHUDAN NGEMPLAK BOYOLALI. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (109Kb) | Preview

    Abstract

    Program Keluarga Berencana (KB) yang digalakkan oleh pemerintah sangat penting sebagai pengendalian peledakan penduduk. Pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) masih minim yaitu pada tahun 2012 pemakaian MKJP baru mencapai 25% dan ditargetkan 201 4 bisa mencapai 27,5%. Faktor yang mempengaruhi penggunaan IUD terdiri dari dua hal yaitu internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ibu untuk menggunakan alat kontrasepsi IUD di Klinik Mulia Kasih Donohudan Ngemplak Boyolali. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur yang merupakan akseptor KB di Klinik Mulia Kasih Donohudan Ngemplak Boyolali. Sampel sejumlah 60 orang dengan teknik pengambilan sampel exhaustive sampling. Instrumen penelitian meggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan secara statistik signifikan antara persepsi keefektifitasan IUD terhadap penggunaan IUD (OR=11,65; CI=95%; 2,01 hingga 67,27; p=0,006). Terdapat hubungan yang positif dan secara statistik signifikan antara penerimaan sosial masyarakat terhadap penggunaan IUD (OR=15,55; CI=95%; 2,70 hingga 89,93; p=0,002). Terdapat hubungan yang positif dan secara statistik signifikan antara pendidikan ibu terhadap penggunaan IUD (OR=6,36; CI=95%; 1,02 hingga 39,41; p=0,047). Terdapat hubungan yang positif dan secara statistik signifikan antara pendapatan keluarga terhadap penggunaan IUD (OR=10,19; CI=95%; 1,67 hingga 61,94; p=0,012). Model regresi logistik menunjukkan variabel bebas (persepsi keefektifitasan IUD, penerimaan sosial masyarakat, pendidikan ibu, pendapatan keluarga) secara bersama-sama mampu menjelaskan penggunaan IUD sebesar 57%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah persepsi, penerimaan sosial, pendidikan ibu dan pendapatan keluarga yang baik akan meningkatkan kemungkinan penggunaan alat kontrasepsi IUD. Kata kunci : persepsi, penerimaan sosial, pendidikan, pendapatan keluarga, alat kontrasepsi, IUD

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > RT Nursing
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Nur Aisyah Puji Utami
    Date Deposited: 03 Oct 2015 19:27
    Last Modified: 03 Oct 2015 19:27
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/20360

    Actions (login required)

    View Item