IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU DI BIDANG PENANAMAN MODAL DALAM RANGKA MENINGKATKAN IKLIM INVESTASI DI KOTA SURAKARTA

Suhardianto, Rifki (2014) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU DI BIDANG PENANAMAN MODAL DALAM RANGKA MENINGKATKAN IKLIM INVESTASI DI KOTA SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (197Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pelayanan perizinan terpadu satu pintu di bidang penanaman modal dijalankan oleh Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Kota Surakarta dan pengaruhnya terhadap iklim investasi di Kota Surakarta Penelitian ini menggunakan pendekatan empiris, dengan jenis dan sumber data primer dan data sekunder dan proses analisa yang digunakan adalah Kualitatif. Dalam penelitian ini membahas mengenai sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu Penanaman Modal di Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu dijalankan, apakah sudah berjalan efektif dan sesuai aturan yang berlaku. Selain itu dengan penelitian ini juga ingin mengetahui pengaruh yang muncul setelah diberlakukannya pelayanan perizinan terpadu satu pintu. Setelah dilakukan wawancara dan penelitian dapat diketahui berbagai permasalahan dalam proses pembuatan izin dalam penanaman modal seperti dalam hal, Sumber Daya Manusia, Sarana Prasarana dan mengenai waktu . Dengan adanya dasar hukum yang digunakan oleh Kantor Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal yaitu Peraturan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 12 tahun 2009 tentang Pedoman dan Tata cara Permohonan Penanaman Modal, Peraturan Presiden Nomor 27 tahun 2009 tentang Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Bidang Penanaman Modal, Undang-undang Nomor 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal, serta Peraturan Daerah No.8 Tahun 2012, selama pelaksanaan sistem pelayanan perizinan terpadu satu pintu sudah sesuai dan cukup efektif untuk meningkatkan iklim investasi di Kota Surakarta. Dengan permasalahan yang terjadi dapat disimpulkan implementasi pelayanan terpadu satu pintu penanaman modal di Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu masih tergolong belum maksimal, sehingga masih perlu ditingkatkan lagi dengan upaya meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia, secepatnya menyempurnakan dalam hal sarana dan prasana, membuat seluruh kewenangan sudah ada dalam satu kantor dengan memberikan masing-masing wakil dari dinas lain yang terkait dalam penerbitan izin dan harus lebih kreatif dalam mempromosikan potensi yang ada di Kota Surakarta untuk menarik para investor agar berinvestasi di Kota Surakarta. Kata Kunci : Kebijakan, Perizinan, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Iklim Investasi

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
    K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Ihwan Ali
    Date Deposited: 03 Oct 2015 15:52
    Last Modified: 03 Oct 2015 15:52
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/20326

    Actions (login required)

    View Item