PEMBENTUKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR MELALUI EKSTRAKURIKULER PENDIDIKAN PENDAHULUAN BELA NEGARA DI SMA NEGERI 1 KUDUS

NURBIYANTI, TIARA FAZA (2015) PEMBENTUKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR MELALUI EKSTRAKURIKULER PENDIDIKAN PENDAHULUAN BELA NEGARA DI SMA NEGERI 1 KUDUS. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF
Download (813Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pembentukan karakter cinta tanah air melalui ekstrakurikuler Pendidikan Pendahuluan Bela Negara di SMA Negeri 1 Kudus, (2) Untuk mengetahui dampak dari adanya ekstrakurikuler Pendidikan Pendahuluan Bela Negara di SMA Negeri 1 Kudus terhadap pembentukan karakter cinta tanah air, (3) Untuk mengetahui hambatan dan solusi dalam pembentukan karakter cinta tanah air melalui ekstrakurikuler Pendidikan Pendahuluan Bela Negara di SMA Negeri 1 Kudus. Pendekatan penelitian kualitatif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh dan menyusun data penelitian adalah dengan wawancara, observasi serta analisis dokumen. Untuk memperoleh validitas data digunakan trianggulasi data dan trianggulasi metode. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif dan prosedur penelitian dengan tahap-tahap sebagai berikut: (1) Tahap Pra Penelitian, (2) Tahap Pekerjaan Lapangan, (3) Tahap Analisis Data, (4) Tahap Penyusunan Laporan Penelitian. Hasil dari Penelitian ini adalah: (1) Pembentukan karakter cinta tanah air melalui ekstrakurikuler Pendidikan Pendahuluan Bela Negara dilakukan melalui beberapa kegiatan seperti Gladi Tangguh, Program mingguan, Kompetisi PPBN, Bakti sosial, Kegiatan akhir tahun, dan Satya Wira Bangsa. (2) Dampak pembentukan karakter cinta tanah air melalui ekstrakurikuler Pendidikan Pendahuluan Bela Negara adalah peserta didik semakin menunjukkan sikap bangga, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap kekayaan Indonesia meliputi bahasa, budaya, adat istiadat, lingkungan fisik, dan sosial. (3) Hambatan yang muncul dalam pembentukan karakter cinta tanah air berasal dari Pertama, guru pembina yaitu kebijakan kurikulum 2013, metode pembelajaran, dan waktu kegiatan. Kedua, sekolah kurang menyediakan kegiatan atau perlombaan untuk mengembangkan potensi peserta didik. Ketiga, peserta didik kurang termotivasi untuk mengembangkan karakter cinta tanah air. Solusinya dengan cara melibatkan semua pihak yaitu sekolah, guru pembina, dan peserta didik dalam kegiatankegiatan yang mampu mendukung pembentukan karakter cinta tanah air. Kata Kunci : Karakter, Cinta tanah air, Ekstrakurikuler

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
    L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
    Depositing User: Mohamad Ghulam Hirbatul Azis
    Date Deposited: 03 Oct 2015 11:23
    Last Modified: 03 Oct 2015 11:23
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/20230

    Actions (login required)

    View Item