PERBEDAAN EFEKTIFITAS METODE CERAMAH DAN METODE PEER COUNSELLOR TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKS PRANIKAH DITINJAU DARI SIKAP REMAJA TENTANG SEKS PRANIKAH

Sholihatun, (2015) PERBEDAAN EFEKTIFITAS METODE CERAMAH DAN METODE PEER COUNSELLOR TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKS PRANIKAH DITINJAU DARI SIKAP REMAJA TENTANG SEKS PRANIKAH. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (72Kb) | Preview

    Abstract

    Latar Belakang : Banyak permasalahan yang dihadapi oleh generasi muda di indonesia saat ini, salah satunya adalah hubungan seks pra nikah. Pesatnya arus informasi akibat kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang disampaikan pada remaja dan mempengaruhi sikap remaja dalam menyikapi seks pra nikah.karena kurangnya informasi yang tepat dan memadai, sehingga remaja dapat jatuh dalam perilaku yang beresiko yang dapat mengakibatkan terjadinya kehamilan yang tak diinginkan.infeksi menular seksual (IMS) atau penyakit menular seksual (PMS). Salah satu kegiatan pelayanan kesehatan peduli remaja (PKPR) adalah melatih kader remaja atau sebaya, sekaligus sebagai konselor sebaya (peer Counsellor) untuk penyebaran pendidikan kesehatan khususnya seks pranikah pada siswa SMA Metode : dengan metode quasi eksperimen dengan pendekatan penelitian Post Test Group Desain. Penelitian dilakukan di SMKN 1 Demak. Instrumen penelitian yang digunakan adalah test dan kuesioner. Analisa yang digunakan adalah analisis varian 2 arah. Tujuan : secara umum untuk mengetahui perbedaaan efektivitas metode ceramah dan metode peer counselor terhadap pengetahuan remaja tentang seks pranikah ditinjau dari sikap remaja tentag seks pranikah di SMKN 1 Demak. Secara khusus (1) untuk mengetahui efektivitas metode ceramah dan metode peer counselor terhadap pengetahuan remaja tentang seks pranikah(2) untuk mengetahui perbedaan pengetahuan antara sikap tinggi dan sikap rendah tentang seks pranikah(3)untuk mengetahui interaksi antara metode mengajar dan sikap terhadap pengetahuan remaja tentang seks pranikah Hasil : (1) terdapat perbedaan pengetahuan antara metode ceramah dan metode peer counselor terhadap pengetahuan remaja tentang seks pranikah yaitu F hitung sebesar 23,532> F tabel sebesar 3,697 sehingga hipotesis teruji kebenarannya.(2) ada perbedaan pengetahuan antara sikap tinggi dan sikap rendah remaja tentang seks pranikah dengan nilai signifikasi 0,000 yang lebih kecil dari nilai α (0,05) karena F hitung = 28,573> F tabel 3,967.(3) tidak terdapat interaksi yang singnifikan antara metode mengajar dengan sikap terhadap pengetahuan remaja tentang seks pranikah terlihat F hitung 0,001 < F tabel 3,967 Kesimpulan : (1) ada perbedaan pengetahuan antara metode ceramah dan metode peer counselor terhadap pengetahuan remaja tentang seks pranikah(2) ada perbedaan pengetahuan antara sikap tinggi dan sikap rendah (3) tidak terdapat interaksi yang signifikan antara metode mengajar dan sikap terhadap pengetahuan remaja tentang seks pranikah. Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan,pengetahuan, sikap

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Nur Aisyah Puji Utami
    Date Deposited: 03 Oct 2015 10:08
    Last Modified: 03 Oct 2015 10:08
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/20201

    Actions (login required)

    View Item