ANALISIS PENGAJUAN KASASI PENUNTUT UMUM TERHADAP PUTUSAN BEBAS PENGADILAN NEGERI GIANYAR DALAM PERKARA SUMPAH PALSU DAN PERTIMBANGAN HAKIM MAHKAMAH AGUNG DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN

Wardhani, Yudhika Alviana Ika (2009) ANALISIS PENGAJUAN KASASI PENUNTUT UMUM TERHADAP PUTUSAN BEBAS PENGADILAN NEGERI GIANYAR DALAM PERKARA SUMPAH PALSU DAN PERTIMBANGAN HAKIM MAHKAMAH AGUNG DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN. Other thesis, Universtas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (676Kb)

    Abstract

    YUDHIKA ALVIANA IKA WARDHANI, 2009. ANALISIS PENGAJUAN KASASI PENUNTUT UMUM TERHADAP PUTUSAN BEBAS PENGADILAN NEGERI GIANYAR DALAM PERKARA SUMPAH PALSU DAN PERTIMBANGAN HAKIM MAHKAMAH AGUNG DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN. FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA. 2009 Penelitian Hukum ini mengkaji dan menjawab permasalahan mengenai proses pemeriksaan dan putusan permohonan Kasasi Penuntut Umum dalam hal ini Kejaksaan Negeri Gianyar terhadap putusan bebas Pengadilan Negeri Gianyar dalam perkara sumpah palsu dengan terdakwa I Nyoman Rote dan I Wayan Sudanta. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hal – hal yang menjadi dasar permohonan kasasi Kejaksaan Negeri Gianyar terhadap putusan bebas perkara pidana sumpah palsu dengan terdakwa I Nyoman Rote dan I Wayan Sudanta dan untuk mengetahui pertimbangan hakim Mahkamah Agung dalam memeriksa dan memutus permohonan kasasi Kejaksaan Negeri Gianyar terhadap putusan bebas perkara pidana sumpah palsu dengan terdakwa I Nyoman Rote dan I Wayan Sudanta. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan, maka penulis menyimpulkan bahwa Dasar Permohonan Kasasi Kejaksaan Negeri Gianyar terhadap putusan bebas perkara pidana sumpah palsu dengan terdakwa I Nyoman Rote dan I Wayan Sudanta adalah bahwa Pengadilan Negeri Gianyar yang telah menjatuhkan putusan dalam memeriksa dan mengadili perkara “ telah salah menerapkan hukum”, karena keterangan palsu dalam surat dakwaan haruslah dinilai secara objektif dari yang dialami korban dan hendaknya tidak semata- mata berpedoman kepada putusan perdata di Pengadilan Negeri Gianyar maupun putusan perdata dari Mahkamah Agung yang menetapkan bahwa Ni Sadri adalah anak angkat yang sah dari almarhum I Wayan Tara dan I Made Bakta, sedangkan dalam perkara pidana ini yang dipermasalahkan adalah benar atau tidaknya Ni Made Sadri telah dilakukan upacara pemerasan pengangkatan anak yang upacaranya dipungut oleh Ida Pedanda Grya Kemenuh Beng Gianyar. Majelis hakim juga tidak mempertimbangkan keterangan saksi secara menyeluruh sehingga dalam mengambil kesimpulan mendapat kesimpulan yang keliru seperti diuraikan oleh Penuntut Umum dalam pembuktian Unsur Pasal 242 ayat (1) KUHAP sesuai dakwaan. Dasar Pertimbangan Hakim Mahkamah Agung dalam Memeriksa dan Memutus Permohonan Kasasi Kejaksaan Negeri Gianyar terhadap putusan bebas Perkara Pidana Sumpah Palsu dengan Terdakwa I Nyoman Rote dan I Wayan Sudanta, pada pokoknya ialah bahwa alasan yang diajukan dari Jaksa Penuntut Umum tidak dapat dibenarkan, karena putusan judex facti sudah tepat dan tidak salah menerapkan hukum lagi pula Jaksa Penuntut Umum tidak dapat membuktikan letak tidak murninya putusan bebas Pengadilan Negeri Gianyar. Mahkamah Agung berdasarkan wewenang pengawasannya juga tidak melihat bahwa putusan tersebut dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Gianyar dengan telah melampui batas wewenangnya oleh karena itu permohonan kasasi Jaksa / Pemohon Kasasi berdasarkan Pasal 244 Undang – Undang Nomor 8 tahun 1981 (KUHAP ) harus dinyatakan tidak dapat diterima, karena permohonan Jaksa Penuntut Umum dinyatakan tidak diterima maka terdakwa tetap dibebaskan dan biaya perkara dibebankan kepada Negara. Kata Kunci : Kasasi, Sumpah Palsu

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: BP Mahardika
    Date Deposited: 11 Jul 2013 23:05
    Last Modified: 11 Jul 2013 23:05
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/2019

    Actions (login required)

    View Item