TINJAUAN YURIDIS KEWENANGAN HAKIM PENGAWAS TERHADAP KURATOR YANG MERUGIKAN HARTA PAILIT BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 37 TAHUN 2004

Anggela, Silvia (2015) TINJAUAN YURIDIS KEWENANGAN HAKIM PENGAWAS TERHADAP KURATOR YANG MERUGIKAN HARTA PAILIT BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 37 TAHUN 2004. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (171Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui memahami perbuatan melawan hukum kurator sehingga merugikan harta pailit berdasarkan hukum yang berlaku. Serta untuk mengetahui dan memahami pengawasan yang dilakukan hakim pengawas terhadap perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh kurator berdasarkan undang-undang nomor 37 tahun 2004. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif atau doktrinal, dan bersifat preskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan. Sumber bahan hukum yang digunakan berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan yaitu penelusuran dan inventarisasi bahan-bahan hukum. Teknik analisis yang digunakan adalah penalaran interpretasi, penalaran induksi dan penalaran deduksi Perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh kurator mengakibatkan kerugian terhadap PT BNI sebagai kreditur separatis yang memegang hak tanggungan atas asset surat hak guna bangunan nomor 5512 yang termasuk kedalam harta pailit. PT BNI mempunyai hak untuk mendapatkan 70 persen hasil penjualan dari surat hak guna bangunan nomor 5512. PT BNI yang tidak mendapatkan seluruh hasil penjualan dari surat hak guna bangunan nomor 5512, telah merugikan PT BNI. Kerugian yang diderita PT BNI, dapat diartikan sebagai kerugian harta pailit karena harta pailit merupakan jaminan atas semua kreditur untuk dibayarkannya utang-utangnya. Menurut penulis kerugian yang diderita PT BNI dapat diartikan sebagai kerugian harta pailit karena berkurangnya nilai barang tersebut. Hakim pengawas tidak menjalankan tugasnya sebab hakim pengawas yang menerima uang dari kurator sebesar Rp 250.000.000,- sehingga hakim pengawas membiarkan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh kurator. hakim pengawas yang membiarkan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh kurator dan menerima uang sebesar Rp 250.000.000,- telah melanggar Pasal 12B jo. Pasal 12C Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Kata Kunci : Kerugian Harta Pailit, Kurator, Hakim Pengawas

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Nur Aisyah Puji Utami
    Date Deposited: 02 Oct 2015 20:32
    Last Modified: 02 Oct 2015 20:32
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/20116

    Actions (login required)

    View Item