TRAGEDI BUDAYA PEMINUM KOPI (Studi Fenomenologi Pada Peminum Kopi Di Kedai Kopi Kota Semarang)

Solikatun, (2015) TRAGEDI BUDAYA PEMINUM KOPI (Studi Fenomenologi Pada Peminum Kopi Di Kedai Kopi Kota Semarang). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (72Kb) | Preview

    Abstract

    Perubahan yang terjadi dalam perilaku mengonsumsi kopi tidak terlepas dari pengaruh perkembangan globalisasi yang menjadikan masyarakat berperilaku konsumtif. Hal ini akan menimbulkan berbagai perubahan pada pemaknaan perilaku konsumsi kopi pada masyarakat Semarang. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku konsumsi kopi, budaya masyarakat konsumsi dan tragedi budaya mengonsumsi kopi pada peminum kopi di kedai kopi Kota Semarang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori masyarakat konsumsi oleh Jean P Baudrillard, teori kebudayaan modern oleh Georg Simmel dan teori leisure class oleh Thorstein Veblen. Pendekatan dalam penelitian ini adalah studi fenomenologi, dengan tujuan untuk mengungkapkan motif dan makna tindakan secara mendalam tentang perilaku mengkonsumsi kopi sebagai budaya masyarakat konsumsi. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan atau observasi secara langsung dan melakukan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan perilaku konsumsi kopi pada masyarakat Semarang telah mengalami perubahan. Perilaku konsumsi kopi yang dilakukan peminum kopi dapat dilihat dari aktor atau peminum kopi, aktivitas yang dilakukan, penampilan, alasan konsumsi kopi dan tempat minum kopi. Dalam perilaku mengonsumsi kopi, tidak hanya secangkir kopi yang dikonsumsi namun peminum kopi juga mengonsumsi prestise, gengsi, status sosial, kesan orang yang elegan dan eklusif, dan gaya hidup masyarakat modern. Dalam hal ini apa yang dibeli dan dikonsumsi tidak lebih dari tanda-tanda yang ditanamkan ke dalam obyek-obyek konsumsi. Perilaku mengonsumsi kopi dilakukan untuk mengikuti gaya hidup masyarakat modern dan mengutamakan prestise, walaupun peminum kopi mengetahui bahwa apa yang dikonsumsi kadang tidak sesuai dengan apa yang diinginkann. Perbedaan dalam memaknai perilaku mengonsumsi kopi dari masing-masing peminum kopi menyebabkan terjadinya tipifikasi peminum kopi. Tipifikasi peminum kopi dalam memaknai perilaku mengonsumsi kopi dibedakan menjadi dua, antara lain : peminum kopi modern terbuka dan peminum kopi modern tertutup. Kata kunci : Perilaku Konsumsi, Budaya Masyarakat Konsumsi, Tragedi Budaya

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister > Sosiologi - S2
    Depositing User: Nur Aisyah Puji Utami
    Date Deposited: 02 Oct 2015 08:32
    Last Modified: 02 Oct 2015 08:32
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/20013

    Actions (login required)

    View Item