BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH (Studi Empiris Pada Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Pulau Jawa Tahun 2010 s/d 2012)

Widyastuti, RR. Nirma (2015) BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH (Studi Empiris Pada Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Pulau Jawa Tahun 2010 s/d 2012). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (221Kb) | Preview

    Abstract

    RR. Nirma Widyastuty NIM: S4311037 BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH (Studi Empiris pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Se-Pulau Jawa Tahun 2010 s/d 2012) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah. Beberapa faktor yang mempengaruhi menggunakan indikator kinerja kunci pada sistem pengukuran kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 yang meliputi : transparansi dalam pemanfaatan alokasi, pencairan dan penyerapan DAU, DAK, dan Bagi Hasil diproksikan dengan serapan dana perimbangan dan alokasi belanja langsung pada APBD ; intensitas, efektivitas, dan transparansi pemungutan sumber-sumber pendapatan asli daerah dan pinjaman/obligasi daerah diproksikan dengan derajat desentralisasi fiskal; efektivitas perencanaan, penyusunan, pelaksanaan tata usaha, pertanggung jawaban, dan pengawasan APBD diproksikan dengan besaran SiLPA dan efisiensi belanja; dan pengelolaan potensi daerah yang diproksikan dalam bentuk efektifitas PAD dan pertumbuhan PAD. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan populasi Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Se-Pulau Jawa tahun 2010 s/d 2012 yang berjumlah 357. Sampel dalam penelitian ini adalah diperoleh dan dipilih dari populasi secara purposive sampling, yaitu teknik untuk menentukan sampel berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Metode regresi linier berganda dilakukan untuk menguji secara empiris hipotesis yang diajukan dalam model penelitian ini. SPSS digunakan untuk menganalisis data. Hasil uji t menunjukkan bahwa 4 (empat) variabel berupa serapan dana perimbangan, besaran SiLPA, efisiensi belanja dan efektifitas PAD berpengaruh terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, sedangkan 3 (tiga) variabel berupa alokasi belanja langsung pada APBD, derajat desentralisasi fiskal dan pertumbuhan PAD tidak berpengaruh terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah. Temuan ini menunjukkan bahwa perlu adanya evaluasi terkait banyaknya indikator kinerja kunci dalam menilai kinerja penyelenggaraan Pemerintah Daerah untuk menghindari informasi hasil pengukuran kinerja menjadi “tumpukan” indikator yang tidak termanfaatkan. Kata Kunci: Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, EKPPD, Skor Kinerja dan Indikator Kinerja Kunci

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
    J Political Science > J General legislative and executive papers
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Akuntansi - S2
    Depositing User: Gunasih gunasih
    Date Deposited: 02 Oct 2015 00:10
    Last Modified: 02 Oct 2015 00:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/19961

    Actions (login required)

    View Item