BUDAYA “SAMBATAN” DI ERA MODERNISASI (Study Kasus Di Desa Gumukrejo, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali)

Maryani, Sri (2015) BUDAYA “SAMBATAN” DI ERA MODERNISASI (Study Kasus Di Desa Gumukrejo, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (749Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik budaya sambatan yang ada didesa Gumukrejo serta mengetahui dampak modernisasi terhadap budaya sambatan di Desa Gumukrejo, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian study kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode. Analisis data menggunakan Interaktif Model oleh Milles & Huberman. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, dapat disimpulkan bahwa karakteristik budaya sambatan antara lain adalah, pertama adalah masyarakat desa gumukrejo mengenal istilah sambatan sebagai bentuk gotong royong; kedua, sambatan tidak identik dengan kerja bakti; ketiga, tidak ada upah dalam kegiatan sambatan; keempat, sambatan bersifat meringankan beban; kelima, tenaga sambatan berkerja dengan kemampuan seadanya; keenam, sambatan dilakukan oleh masyarakat kurang mampu; ketujuh, sambatan untuk kerukunan; dan kedelapan, sambatan digerakkan oleh asas timbal balik. Dampak modernisasi terhadap budaya sambatan. Dampak Positif yaitu tenaga ahli solusi tepat menangani kepentingan masyarakat; tidak ada sanksi sosial jika tidak mengikuti sambatan dan memberi peluang pada masyarakat untuk mendapat pekerjaan. Dampak Negatif yaitu, masyarakat yang mampu secara ekonomi lebih memilih menggunakan tenaga ahli; masyarakat tertarik menggunakan tenaga ahli meskipun bayaranya mahal dibanding dengan menggunakan tenaga sambatan; gotong royong terpaksa; dan komunikasi dilakukan dengan bantuan teknologi Kesimpulan penelitian ini adalah modernisasi telah membawa dampak perubahan pada kegiatan sambatan dimana masyarakat mulai tertarik menggunakan tenaga ahli dibanding dengan tenaga sambatan, sehingga intensitas kegiatan sambatan di Desa Gumukrejo menurun. Kata Kunci: Modernisasi, Sambatan, Desa, Budaya

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sosiologi Antropologi
    Depositing User: Nur Aisyah Puji Utami
    Date Deposited: 01 Oct 2015 21:53
    Last Modified: 01 Oct 2015 21:53
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/19941

    Actions (login required)

    View Item