PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN TEORI VAN HIELE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR GEOMETRI SISWA KELAS VII C SMP AL-IRSYAD SURAKARTA PADA MATERI SEGITIGA

Rejeki, Sri (2015) PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN TEORI VAN HIELE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR GEOMETRI SISWA KELAS VII C SMP AL-IRSYAD SURAKARTA PADA MATERI SEGITIGA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (124Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran matematika dengan pendekatan teori Van Hiele untuk meningkatkan keterampilan dasar geometri siswa kelas VII C SMP Al-Irsyad Surakarta pada materi segitiga dan mengetahui apakah penerapan pembelajaran matematika dengan pendekatan teori Van Hiele dapat meningkatkan keterampilan dasar geometri siswa kelas VII C SMP Al-Irsyad Surakarta pada materi segitiga. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada 17 siswa laki-laki kelas VII C SMP AL-Irsyad Surakarta tahun ajaran 2012/2013. Tindakan yang dilakukan meliputi 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data keterampilan dasar geometri siswa yang meliputi 5 aspek, yaitu keterampilan visual, verbal, menggambar, logika dan terapan. Untuk data keterampilan dasar geometri diperoleh dari hasil tes akhir siklus. Sedangkan untuk data pelaksanaan pembelajaran diperoleh dari hasil observasi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pembelajaran matematika dengan pendekatan teori Van Hiele menghasilkan tahapan sebagai berikut : Fase 1 (Informasi), yaitu : a) Guru mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan untuk menggali pengetahuan awal siswa. b) Guru menyampaikan materi awal yang berkaitan dengan materi sebelumnya. Fase 2 (Orientasi berarah) yaitu: a) Guru menyediakan Lembar Kerja Siswa (LKS). b) Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok siswa secara heterogen agar siswa dapat meneliti, mengamati, dan mengeksplorasi LKS. Fase 3 (Uraian) yaitu : a) Setiap kelompok menyiapkan hasil diskusinya dalam bentuk laporan tertulis kemudian dipresentasikan. b) Pada saat presentasi dibentuk forum diskusi kelas, sehingga terjadi umpan balik dengan kelompok lain. c) Guru bersama-sama dengan siswa menyimpulkan hasil diskusi. Fase 4 (Orientasi Bebas) yaitu : a) Guru menyiapkan latihan soal yang berkaitan dengan materi yang sudah dipelajari. b) Siswa menyelesaikan soal-soal secara individu. c) Guru bersama siswa membahas penyelesaian soal. Fase 5 (Integrasi) : a) Guru meminta siswa untuk meringkas pembelajaran dalam bentuk laporan tertulis. b) Guru menegaskan kembali inti pembelajaran hari itu. Berdasarkan pembelajaran tersebut, level keterampilan dasar geometri siswa meningkat dan telah mencapai level 2 dengan peningkatan sebesar 41,18% pada aspek keterampilan visual, 35,29% pada keterampilan verbal, 29,41% pada keterampilan menggambar 35,29% pada keterampilan logika dan 35,49% pada keterampilan terapan. Kata kunci : pembelajaran matematika, teori van hiele, keterampilan dasar geometri

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
    Depositing User: Nur Aisyah Puji Utami
    Date Deposited: 01 Oct 2015 19:47
    Last Modified: 01 Oct 2015 19:47
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/19919

    Actions (login required)

    View Item