ORIENTASI PASAR DALAM INDUSTRI KAYU ALBIZIA DI INDONESIA JUDUL

MARSUSI, (2010) ORIENTASI PASAR DALAM INDUSTRI KAYU ALBIZIA DI INDONESIA JUDUL. PhD thesis, Universiti Utara Malaysia.

[img] Microsoft Word - Published Version
Download (38Kb)

    Abstract

    Kemampuan pasar kayu dunia dalam menyerap keluaran hasil hutan Indonesia terbukti telah menempatkan kehutanan, sebagai antara sektor penting dalam proses pembangunan nasional. Arus globalisasi yang melanda dunia telah merubah perilaku hubungan pengeluar-pengguna berkaitan dengan keberadaan hutan tropika di Indonesia. Adanya krisis ekonomi yang melanda dunia telah menyebabkan para pengusaha industri kayu hutan alam di Indonesia berada dalam ketidakpastian. Tambahan pula Otonomi Daerah (berdasarkan Undang-Undang No.2 Tahun 1999), pengurusan hutan berubah dari pusat ke daerah-daerah distrik. Perubahan ini tidak diikuti dengan petunjuk yang jelas. Akibatnya pengurusan hutan semakin hancur seperti terjadinya penebangan liar, meningkatnya praktek penyelundupan kayu bulat, laju perusakan hutan semakin cepat dan hutan semakin rusak. Pada keadaan seperti itu menyebabkan pengusaha kayu berpaling dari memanfaatkan kayu diri hutan alam ke arah kayu hutan tanaman. Mulai saat itu perusahaan kayu tanaman Albizia ,semakin berkembang. Di dalam perniagaan kayu Albizia harus tepat dalam memilih model prestasi pemasaran. Hal ini agar boleh bersaing dan boleh menjaga prestasi perniagaan. Untuk itu kajian ini memilih Model ialah Orientas Pasaran. Penerapan Orientasi Pasaran daripada perniagaan kayu tanaman Albizia bertujuan, iaitu untuk mengenal pasti sejauh mana pengaruh faktor-faktor antecedence terhadap Orientasi Pasaran. Untuk mengenal pasti sejauh mana Orienta pasaran mempengaruhi prestasi perniagaan. Untuk mengenal pasti sejauh mana faktor-faktor luar iaitu gejolak pasar, pertumbuhan pasar, persaingan dan perkembangan teknologi mempengaruhi hubungan antara Orientasi Pasaran dengan prestasi perusahaan. Penyelidikan ini termasuk kajian sampel. Jumlah populasi iaitu 182 individu. Jumlah sampel yang diambil ialah 158 individu. Penyelidikan ini termasuk kajian cross sectional. Reka bentuk kajian ialah deskriptif, kuantitatif, korelasional. Metod analisis ialah analisis regresi. Hasil penyelidikan boleh ditunjukkan iaitu ada hubungan yang positif dan signifikan antara Orientasi Pasaran dengan prestasi perniagaan. Apabila Orientasi Pasaran diterapkan, maka akan terjadi kenaikan prestasi perniagaan sebesar 33.9 peratus (33.9%). Ada hubugan positif dan signifikan antara pimpinan perusahaan dengan orientasi pasaran. Pimpinan perusahaan dapat menaikkan nilai Orientasi Pasaran sebesar 2.3 peratus. Ada pengaruh positif tetapi tidak signifikan diantara formalisasi, departementalisasi dan sentralisasi dengan Orientasi Pasaran. Ada pengaruh negatif tetapi tidak signifikan di antara konflik antara departemen dengan Orientasi Pasaran. Ada pengaruh positif tetapi tidak signifikan di antara hubungan antara departemen dan sistem ganjaran dengan Orientasi Pasaran. Ada pengaruh positif tetapi tidak signifikan antara gejolak pasar dan pertumbuhan pasar dengan Orientasi Pasaran- prestasi perniagaan. Ada pengaruh positif dan signifikan antara persaingan dan perkembangan teknologi dengan Orientasi Pasaran-prestasi perusahaan. Masing- masing dapat menaikkan nilai Orientasi Pasaran-prestasi, perusahaan . sebesar 54.9 perarus dan 51.9 peratus. Penerapan model pemasaran Orientasi Pasaran baik untuk dilaksanakan pada perniagaan industri kayu Albizia di Indonesia.

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
    Depositing User: Dyah Pratiwi
    Date Deposited: 11 Jul 2013 21:59
    Last Modified: 11 Jul 2013 21:59
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/1990

    Actions (login required)

    View Item