ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN CIVIL VIOLENCE FPI DI MEDIA MASSA ( Studi Analisis Framing Media Surat Kabar Harian Solopos Terhadap Pemberitaan Civil Violence FPI di Gandekan Solo )

Kusuma, Okta Wijaya Jati (2014) ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN CIVIL VIOLENCE FPI DI MEDIA MASSA ( Studi Analisis Framing Media Surat Kabar Harian Solopos Terhadap Pemberitaan Civil Violence FPI di Gandekan Solo ). Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (316Kb) | Preview

    Abstract

    Salah satu organisasi kemasyarakatan yang sering menghiasi berbagai pemberitaan dalam media adalah FPI (Front Pembela Islam). FPI memiliki kelompok Laskar Pembela Islam, kelompok paramiliter dari organisasi tersebut yang kontroversial karena melakukan aksi-aksi "penertiban" (sweeping) terhadap kegiatan-kegiatan yang dianggap maksiat atau bertentangan dengan syariat Islam terutama pada masa Ramadan dan seringkali berujung pada kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui karakteristik framing pemberitaan civil violence yang dilakukan ormas di surat kabar harian Solopos. Tipe penelitian ini ialah deskriptif dengan menggunakan pendekatan Kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah berita – berita mengenai kasus kekerasan sipil (civil violence) yang dilakukan oleh ormas FPI di Surakarta khususnya yang berkaitan dengan bentrok antara FPI dengan warga Gandekan Surakarta yang dimuat di Harian Solopos. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik pustaka. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis framing dengan paradigma atau pendekatan konstruksionis. Berdasarkan hasil analisis, penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) Konstruksi peristiwa kekerasan yang terjadi di Kampung Gandekan diberitakan secara parsial dengan tidak memberikan ulasan yang koprehensif. Hal ini diindikasikan dengan minimnya detil pemberitaan mengenai peristiwa yang mendahului terjadinya bentrok massa tersebut; 2) Solopos dalam pemberitaannya cenderung bersikap netral dan sangat hati-hati. Hal ini ditunjukkan dengan tidak adanya pemberitaan yang tidak menyebutkan nama kelompok massa yang terlibat dalam bentrokan tersebut. Hal lain yang terlihat adalah bahwa dalam pemberitaannya, Solopos tidak memberikan ulasan dan opini yang tajam atas peristiwa tersebut. Hal ini dilandasi adanya kebijakan Solopos yang lebih mengedepankan patut tidaknya menyiarkan tulisan, gambar, suara, serta suara dan gambar dengan tolok ukur tertentu. Kata kunci: analisis framing, civil violence, media massa.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: Faisal M
    Date Deposited: 01 Oct 2015 14:07
    Last Modified: 01 Oct 2015 14:07
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/19886

    Actions (login required)

    View Item