SINTESIS SENYAWA HYDROTAICITE-LIKE BERBAHAN DASAR MAGNESIUM DARI BRINE WATER DAN UJI KEMAMPUANNYA SEBAGAI SORBEN SPESIES ORGANIK ANIONIK

Heraldy, Eddy (2010) SINTESIS SENYAWA HYDROTAICITE-LIKE BERBAHAN DASAR MAGNESIUM DARI BRINE WATER DAN UJI KEMAMPUANNYA SEBAGAI SORBEN SPESIES ORGANIK ANIONIK. PhD thesis, FMIPA Universitas Gadjah Mada.

[img] Microsoft Word - Published Version
Download (49Kb)

    Abstract

    Sintesis senyawa hydrotaicite-like (HTlc) telah dilakukan menggunakan magnesium dari brine water (limbah proses desalinasi) dan brine water tiruan. Dalam preparasinya, larutan Na2CO3 0,1 M ditambahkan ke dalam brine water yang telah bebas ion kalsium serta mengandung AICl3 dengan rasio mol awal Mg/Al 2,0 hingga tercapai pH 10,5. Larutan tersebut kemudian diaduk terus menerus selama 1 jam pada suhu 70°C. Setelah pendinginan, sampel yang masih berwujud seperti bubur disaring, lalu dicuci dengan air terdistilasi ulang hingga tidak mengandung ion klorida dan setelah itu dikeringkan semalam dengan evaporasi vakum. Pada sintesis HTlc dari brine water tiruan, sebagian sampel yang telah berwujud bubur diperlakukan pemeraman dan hidrotermal. Selanjutnya, hasil sintesis setelah perlakuan pemeraman diperlakukan seperti perlakuan terhadap sampel sebelumnya. Karakterisasi padatan sampel dilakukan dengan difraksi sinar X, spektroskopi FT-IR, SEM dan alat analisis adsorpsi gas N2 untuk pengukuran luas muka. Pola-pola XRD menunj.ukkan adanya kenaikan kristalinitas dengan bertambahnya suhu hidrotermal dan/ atau waktu pemeraman. Selain itu, hasil studi saat ini telah dapat menunjukkan adanya refleksi (003) sekitar 7,583Å, yang merupakan ciri dari Mg/ Al HTIc dengan antar-lapisnya karbonat. Senyawa Mg/ Al HTlc basil sintesis diuji kemampuannya sebagai sorben untuk menghilangkan spesies organik anionik dengan model zat warna eosin yellow dan methyl orange. Parameter-parameter yang diselidiki dalam penelitian ini adalah pengaruh keasaman medium saat sorpsi, konstanta laju sorpsi, kapasitas sorpsi Langmuir (satu lapis) dan Freundlich (banyak lapis) dan energi sorpsi. Kapasitas sorpsi satu lapis (b) dan energi sorpsi (E) ditentukan menurut model isotherm Langmuir, sedangkan kapasitas sorpsi banyak lapis (B) ditentukan berdasarkan model isotherm Freundlich. Hasil uji sorpsi menunjukkan bahwa proses sorpsi dapat dijelaskan dengan baik oleh model pseudo-order dua dan model isotherm Freundlich. Karena asil kapasitas sorpsi senyawa Mg/ Al HTlc relatif tinggi, Mg/Al HTJc dapat dipertimbangkan sebagai material yang potensial untuk sorpsi spesies organik anionik di dalam sistem penanganan limbah cair.

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Q Science > QD Chemistry
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
    Depositing User: Dyah Pratiwi
    Date Deposited: 11 Jul 2013 21:45
    Last Modified: 11 Jul 2013 21:45
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/1983

    Actions (login required)

    View Item