Peran karakteristik fisik pkl dalam membentuk citra kawasan di koridor jalan slamet riyadi kota Surakarta

KHAIRI, DHONY ARYA (2014) Peran karakteristik fisik pkl dalam membentuk citra kawasan di koridor jalan slamet riyadi kota Surakarta. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (502Kb) | Preview

    Abstract

    Sebagai salah satu koridor utama di Kota Surakarta, Jalan Slamet Riyadi merupakan koridor dengan intensitas kegiatan yang tinggi dan beragam. Kegiatan utama di koridor tersebut adalah pusat kegiatan perdagangan & jasa, pemerintahan, pelayanan fasilitas sosial, fasilitas pelayanan umum dan kegiatan perkantoran. Kegiatan-kegiatan ini menarik banyak orang untuk beraktivitas di koridor Jalan Slamet Riyadi. Hal ini merupakan situasi kondusif bagi perkembangan PKL. Tidak heran jika jumlah PKL cukup banyak dan tersebar menempati trotoar, jalur lambat, area pedestrian dan lokasi khusus PKL. Dengan kondisi PKL yang menempati lokasi yang mudah dilihat dan jumlahnya cukup banyak maka dapat memunculkan citra tentang tempat yang ditempati PKL. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi peran karakteristik fisik PKL dalam membentuk citra kawasan di koridor Jalan Slamet Riyadi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan lebih memfokuskan kepada peran karakteristik fisik PKL. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel penelitian adalah kelompok variabel karakteristik fisik PKL dan kelompok variabel citra kawasan. Proses analisis dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif mengenai karakteristik fisik PKL, elemen citra kawasan dan peran PKL dalam membentuk citra kawasan. Hasil penelitian yang didapat, berdasarkan karakteristik fisik PKLyaitu, aspek lokasi, sarana fisik berdagang dan pola persebaran ternyata mempunyai peranan yang besar dalam menampilkan kesan visual/ citra PKL. PKL yang menempati area citywalk maupun area khusus PKL cenderung memiliki citra yang kuat, berbeda dengan PKL yang menempati trotoar dan jalur lambat karena cenderung memiliki citra yang lemah. Selanjutnya, PKL yang memiliki sarana berdagang dengan corak/warna yang sejenis, rapi, dan bersih memiliki citra yang kuat, sebaliknya PKL dengan sarana berdagang yang seadanya, kotor dan tidak rapi memiliki citra yang lemah. Selain itu PKL yang memiliki pola persebaran mengelompok (Focus Agglomeration) cenderung menampilkan citra yang kuat daripada pola persebaran PKL yang memanjang (Linier Agglomeration) karena menampilkan citra yang lemah. Kata kunci : PKL, karakteristik fisik PKL, citra kawasan

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Perencanaan Wilayah dan Tata Kota
    Depositing User: Natasya Andalucki Yohosua
    Date Deposited: 28 Sep 2015 14:04
    Last Modified: 28 Sep 2015 14:04
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/19660

    Actions (login required)

    View Item