PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK–PAIR–SHARE (TPS) DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA SISWA (Penelitian Dilakukan di Kelas VII C SMP N 1 Kebakkramat Tahun Pelajaran 2013/2014)

KUNCOROWATI, RIRIN HERPINA (2015) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK–PAIR–SHARE (TPS) DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA SISWA (Penelitian Dilakukan di Kelas VII C SMP N 1 Kebakkramat Tahun Pelajaran 2013/2014). Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (470Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Ririn Herpina Kuncorowati. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK-PAIR-SHARE (TPS) DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA SISWA (Penelitian Dilakukan di Kelas VII C SMP N 1 Kebakkramat Tahun Pelajaran 2013/2014. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Januari 2015. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan: 1) untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) dengan pendekatan open– ended di kelas VII C SMP N 1 Kebakkramat pada materi segiempat, 2) untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) dengan pendekatan open–ended dapat meningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VII C SMP N 1 Kebakkramat dalam menyelesaikan soal matematika pada materi segiempat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII C SMP N 1 Kebakkramat tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 34 siswa. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah dengan analisis diskriptif. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data tentang pelaksanaan pembelajaran dengan model Think-Pair-Share (TPS) dengan pendekatan open-ended melalui observasi, data tentang kemampuan berpikir kreatif matematika siswa melalui tes akhir siklus, dan data berupa gambar pelaksanaan pembelajaran melalui dokumentasi. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah maksimal 30% dari jumlah siswa dalam kelas yang mempunyai tingkat berpikir kreatif 0 (tidak kreatif) dan 1 (kurang kreatif), minimal 70% dari jumlah siswa dalam kelas berada pada tingkat berpikir kreatif 2 (cukup kreatif), tingkat berpikir kreatif 3 (kreatif), dan tingkat berpikir kreatif 4 (sangat kreatif). Pada pra siklus untuk tingkat berpikir kreatif 0 mencapai 35,29%, untuk tingkat berpikir kreatif 1 mencapai 23,53%, dan untuk tingkat berpikir kreatif 2 mencapai 41,18%. Setelah adanya tindakan pada siklus 1 untuk tingkat berpikir kreatif 0 mencapai 17,65%, untuk tingkat berpikir kreatif 1 mencapai 29,41%, dan untuk tingkat berpikir kreatif 2 mencapai 52,94%. Karena hasil tersebut belum mencapai indikator yang telah ditetapkan peneliti, maka dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II untuk tingkat berpikir kreatif 0 mencapai 11,77%, untuk tingkat berpikir kreatif 1 mencapai 14,70%, untuk tingkat berpikir kreatif 2 mencapai 67,65%, dan untuk tingkat berpikir kreatif 3 mencapai 5,88%. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model Think-Pair-Share (TPS) dengan pendekatan open-ended dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa. KATA KUNCI: Think-Pair-Share, pendekatan open-ended, kemampuan berpikir kreatif matematika

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
    Depositing User: Afifah Shobrina
    Date Deposited: 29 Sep 2015 17:48
    Last Modified: 29 Sep 2015 17:48
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/19532

    Actions (login required)

    View Item