PROFIL MISKONSEPSI SISWA KELAS VIII SMP N 8 SURAKARTA SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2013/2014 PADA MATERI TEKANAN

LISTIANA, FITA (2015) PROFIL MISKONSEPSI SISWA KELAS VIII SMP N 8 SURAKARTA SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2013/2014 PADA MATERI TEKANAN. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF
Download (271Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui ada atau tidak adanya miskonsepsi materi Tekanan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Surakarta pada Semester Genap Tahun Ajaran 2013/2014, (2) menjelaskan profil miskonsepsi materi Tekanan siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Surakarta pada Semester Genap Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII G, VIII H, dan VIII I SMP Negeri 8 Surakarta tahun akademik 2013/2014. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Data penelitian tentang miskonsepsi siswa diperoleh dari instrumen penelitian berupa perangkat tes identifikasi miskonsepsi berbentuk tes objektif dengan alasan yang sudah ditentukan. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Berdasarkan hasil tes identifikasi miskonsepsi, dapat disimpulkan bahwa: (1) siswa kelas VIII SMP N 8 Surakarta pada Semester Genap Tahun Ajaran 2013/2014 memiliki miskonsepsi pada materi tekanan, (2) profil miskonsepsi yang dimiliki siswa dengan persentase lebih dari 20% adalah sebagai berikut: 1) Semakin besar permukaan bidang sentuh benda, maka tekanan yang diberikan juga semakin besar; 2) Tekanan zat cair besarnya sama pada ketinggian yang berbeda, karena tekanan pada zat cair diteruskan ke segala arah sama besar; 3) Pada bejana berhubungan, besarnya tekanan pada kedua penampang tidak sama besar; 4) Pada bejana berhubungan, untuk mengimbangi gaya yang berat pada penampang kedua maka harus diberikan gaya yang lebih besar pada penampang pertama; 5) Tinggi permukaan zat cair dalam bejana berhubungan selalu sama meskipun terdapat pipa kapiler; 6) Benda dengan massa sama akan berada pada posisi yang sama dalam zat cair; 7) Semakin besar massa jenis zat cair maka tekanan yang diberikan akan semakin kecil; 8) Semakin besar volume zat cair maka gaya apung yang diberikan akan semakin besar; 9) Benda akan lebih berat ketika di dalam zat cair daripada ketika di udara; 10) Semakin dalam benda tenggelam, gaya apung yang dialami benda semakin besar; 11) Semakin besar suhu dalam suatu sistem tertutup, tekanannya semakin kecil; 12) Sedotan bekerja berdasarkan prinsip gejala kapilaritas. Kata Kunci: Miskosepsi Siswa, Tekanan, Metode Deskriptif

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Q Science > QC Physics
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Fisika
    Depositing User: Mohamad Ghulam Hirbatul Azis
    Date Deposited: 23 Sep 2015 09:38
    Last Modified: 23 Sep 2015 09:38
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/19486

    Actions (login required)

    View Item