PENERAPAN TIME COST TRADE OFF DALAM OPTIMALISASI BIAYA DAN WAKTU TERHADAP PERBANDINGAN PENAMBAHAN TENAGA KERJA DAN SHIFT KERJA

CHABIBAH, SITCHA ATAT NURMUFTI (2015) PENERAPAN TIME COST TRADE OFF DALAM OPTIMALISASI BIAYA DAN WAKTU TERHADAP PERBANDINGAN PENAMBAHAN TENAGA KERJA DAN SHIFT KERJA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (606Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Sitcha Atat Nurmufti Chabibah, 2015. Penerapan Time Cost Trade Off dalam Optimalisasi Biaya dan Waktu terhadap Perbandingan Penambahan Tenaga Kerja dan Shift Kerja ( Studi Kasus: Proyek Pembangunan Kelurahan Ketelan Surakarta). Skripsi. Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Pembangunan pada proyek konstruksi harus mempunyai pengelolaan penjadwalan yang tepat dalam melakukan percepatan. Salah satu faktor dilakukannya percepatan proyek adalah adanya perjanjian kontrak di awal bahwa proyek diharapkan segera selesai dengan waktu yang singkat. Faktor tersebut menjadi latar belakang Proyek Pembangunan Kelurahan Ketelan Surakarta dipercepat, dimana pemerintah sebagai pemilik proyek ingin agar proyek dapat selesai lebih cepat dari perencanaan awal. Penelitian ini bertujuan untuk mempercepat waktu pelaksanaan proyek dan menganalisis sejauh mana waktu dapat dipersingkat dengan penambahan biaya minimum terhadap kegiatan yang bisa dipercepat kurun waktu pelaksanaannya. Metode percepatan yang digunakan adalah metode time cost trade off dengan proses crashing menggunakan alternatif penambahan tenaga kerja dan shift kerja. Crashing dilakukan pada lintasan kritis yang didapatkan dari hasil analisis network planning, CPM. Rencana awal proyek yang dilakukan penelitian membutuhkan waktu penyelesaian 140 hari dengan biaya Rp. 2.428.650.121,03. Penelitian ini menunjukkan bahwa pada proses crashing tahap ke-5 dengan penambahan tenaga kerja mempunyai biaya optimal proyek sebesar Rp. 2.391.704.904,89 (98,479%) dengan waktu penyelesaian proyek 120 hari (85,714%). Total penambahan tenaga kerja setelah crashing adalah 14 orang pada setiap kegiatan yang telah dipercepat. Sedangkan alternatif shift kerja menghasilkan waktu optimal 71 hari (50,714%) dan biaya optimal Rp. 2.301.126.025,35 (94,749%) pada proses crashing tahap ke-24. Kata kunci: percepatan proyek, time cost trade off, penambahan tenaga kerja, shift kerja, CPM.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 22 Sep 2015 14:42
    Last Modified: 22 Sep 2015 14:42
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/19456

    Actions (login required)

    View Item