PENGARUH KONSUMSI BUAH NAGA MERAH (Hylocereus costaricensis) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA DAN KOLESTEROL-LDL PADA PENDERITA DM TIPE 2

HAPSA, AGUSTINA INDRI (2015) PENGARUH KONSUMSI BUAH NAGA MERAH (Hylocereus costaricensis) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA DAN KOLESTEROL-LDL PADA PENDERITA DM TIPE 2. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (27Kb) | Preview

    Abstract

    PENGARUH KONSUMSI BUAH NAGA MERAH (Hylocereus costaricensis) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA DAN KOLESTEROL-LDL PADA PENDERITA DM TIPE 2. Pembimbing I : Bambang Purwanto. Pembimbing II : Budiyanti Wiboworini. Tesis Program Studi Ilmu Gizi, Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Latar Belakang : Diabetes Melitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolik kronik dengan karakteristik hiperglikemi yang meningkat prevalensinya di berbagai negara. Keadaan hiperglikemia pada DM menyebabkan terjadinya stres oksidatif yang dapat memacu terjadinya komplikasi baik mikro maupun makro vaskuler dengan indikator antara lain gula darah puasa dan kolesterol-LDL ˃ 100 mg/dL. Stres oksidatif dapat dihambat dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung antioksidan yang tinggi. Buah naga merah mengandung sumber antioksidan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi buah naga merah terhadap kadar glukosa darah puasa dan kolesterol-LDL pada penderita DM tipe 2. Metode : Penelitian ini adalah penelitian eksperimental klinis dengan rancangan pre and post randomized controlled group design. Subjek penelitian adalah penderita DM tipe 2 di klub diabetisi Prolanis Poliklinik Rejosari Husada, Delanggu, Klaten. Kelompok perlakuan diberi buah naga merah dalam bentuk potongan sebanyak 180 gram/hari selama 15 hari. Kadar glukosa darah puasa dan kolesterol-LDL diukur sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis dengan uji Kolmogorov-Smirnov untuk uji normalitas data kadar glukosa darah puasa dan kolesterol-LDL, uji paired t-test untuk mengetahui perbedaan rerata pretest dan posttest dalam satu kelompok setelah dilakukan perlakuan, uji independent t-test untuk mengetahui perbedaan selisih rerata pretest dan posttest antara kelompok yang diberi perlakuan berbeda dan asupan gizi dari makanan hasil 24 hours food recall dianalisis dengan menggunakan program Nutrisurvey. Hasil : Tidak terdapat penurunan kadar glukosa darah puasa baik pada kelompok perlakuan maupun pada kelompok kontrol. Terdapat penurunan signifikan kadar kolesterol-LDL sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok perlakuan (p 0,02), terdapat penurunan kadar kolesterol-LDL pada kelompok kontrol tidak signifikan (p 0,31) dan asupan energi dari makanan subjek rata-rata 134,46% kebutuhan rata-rata. Kesimpulan : Konsumsi buah naga merah dapat menurunkan kadar kolesterol-LDL pada penderita DM tipe 2. Konsumsi buah naga merah tidak dapat menurunkan kadar glukosa darah puasa pada penderita DM tipe 2. Pengaturan makan untuk pada pasien DM dengan prinsip 3 J penting dalam kendali kadar glukosa darah dan kolesterol-LDL. Kata kunci : buah naga merah, penderita DM tipe 2, glukosa darah puasa, kolesterolLDL

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Gizi
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 22 Sep 2015 14:37
    Last Modified: 22 Sep 2015 14:41
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/19455

    Actions (login required)

    View Item