HUBUNGAN PERUBAHAN RUMAH DAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN DENGAN KONDISI SOSIAL DAN KONDISI EKONOMI MASYARAKAT (STUDI KASUS: KELURAHAN SEMANGGI, KOTA SURAKARTA)

Arfiani, Wahyu Rahma (2015) HUBUNGAN PERUBAHAN RUMAH DAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN DENGAN KONDISI SOSIAL DAN KONDISI EKONOMI MASYARAKAT (STUDI KASUS: KELURAHAN SEMANGGI, KOTA SURAKARTA). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (589Kb) | Preview

    Abstract

    Kelurahan Semanggi merupakan salah satu kelurahan di Kota Surakarta yang memperoleh berbagai program-program perbaikan rumah dan lingkungan permukiman, antara lain antara lain: Program Perbaikan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni); Program Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Semanggi terletak di kelurahan Semanggi, tepatnya di Kampung Kenten. IPAL Semanggi merupakan bagian dari Perusahaan Air Minum (PDAM) Kota Surakarta “Tirta Dharma”, dibarengi dengan penyediaan sanitasi, MCK, dan air bersih; dan Program PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) Mandiri Perkotaan. Dengan adanya berbagai program-program perbaikan rumah dan lingkungan permukiman, diharapkan mampu untuk menurunkan angka kemiskinan di Kelurahan Semanggi. Namun, pada kenyataannya pasca program perbaikan lingkungan permukiman di Kelurahan Semanggi, diketahui bahwa angka kemiskinan masih tinggi. Kemiskinan berkaitan dengan kesejateraan masyarakatnya, artinya masyarakat digolongkan miskin atau tidak apabila beberapa indikator kesejahteraan dapat dipenuhi. Indikator kesejahteraan dapat ditinjau dari kondisi sosial dan ekonomi. Berbagai macam program pembangunan perumahan di daerah perkotaan dilakukan untuk mengutamakan pencapaian tujuan pembangunan perumahan secara berkelanjutan, yaitu pembangunan atau perbaikan secara fisik rumah tidak layak huni, yang kemudian diharapkan berdampak, baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Pembangunan perumahan berkelanjutan tersebut sesuai konsep TRIDAYA, dimana memberdayakan masyarakat baik dari aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Sehingga masyarakat mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan perumahan. Perlunya diadakan suatu penelitian yang menggambarkan bagaimana hubungan perbaikan rumah dan lingkungan permukiman dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pasca pelaksanaan perbaikan rumah dan lingkungan permukiman yang berada di Kelurahan Semanggi Kota Surakarta. Sehingga dapat diketahui apakah konsep pembangunan perumahan dan permukiman berkelanjutan (TRIDAYA) berlaku di Kelurahan Semanggi Kota Surakarta. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan deduktif yaitu menggunakan variabel kondisi fisik, kondisi sosial, dan kondisi ekonomi, dengan indicator perubahan. Sehingga diperoleh hasil apakah ada hubungan antara perubahan kondisi fisik dengan perubahan kondisi sosial dan kondisi ekonomi masyarakat di Kelurahan Semanggi Kota Surakarta. Kata Kunci : Perubahan Rumah dan Permukiman, Hubungan, Kondisi Sosila, Kondisi Ekonomi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Perencanaan Wilayah dan Tata Kota
    Depositing User: Muhammad Naufal Indriatmoko
    Date Deposited: 21 Sep 2015 19:16
    Last Modified: 21 Sep 2015 19:16
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/19414

    Actions (login required)

    View Item