PENGARUH RASIO SEMEN-FLY ASH TERHADAP POROSITAS HIGH VOLUME FLY ASH - SELF COMPACTING CONCRETE (Effect Of Cement-Fly Ash Ratio On Porosity High Volume Fly Ash-Self Compacting Concrete)

Murti, Gilang Yashinta (2015) PENGARUH RASIO SEMEN-FLY ASH TERHADAP POROSITAS HIGH VOLUME FLY ASH - SELF COMPACTING CONCRETE (Effect Of Cement-Fly Ash Ratio On Porosity High Volume Fly Ash-Self Compacting Concrete). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (388Kb) | Preview

    Abstract

    Teknologi beton merupakan salah satu yang paling popular dalam dunia konstruksi, namun beton konvensional yang digunakan pada daerah yang rapat tulangan dirasa sudah tidak memadai lagi. Sering terjadi keropos pada beton karena pemadatan yang kurang maksimal dengan alat vibrator pada daerah yang rapat tulangan. Self compacting concrete memanfaatkan berat sendirinya untuk dapat mengalir mengisi ruangan tanpa ada proses pemadatan sama sekali. Penambahan fly ash yang cenderung berbentuk bulat dan halus akan berperan sebagai lubrikan dan filler. Fly ash sebagai lubrikan dapat megurangi gaya friksi antar agregat, sehingga dihasilkan beton yang workable. Penggunaan fly ash dalam volume tinggi juga akan menambah sifat deformasi dan viskositas beton, sehingga akan dihasilkan beton yang dapat mengalir mengisi ruangan. Fly ash sebagai filler dapat mengisi rongga antar agregat sehingga beton yang dihasilkan akan lebih padat, akibatnya volume pori pada beton akan lebih kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik porositas pada beton yang memiliki kandungan fly ash dalam volume tinggi. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, yaitu dengan membuat komposisi campuran beton dengan penggunaan fly ash sebagai pengganti sebagian semen pada campuran HVFA-SCC. Pengujian porositas beton dilakukan dengan 2 (dua) metode pengujian yaitu: ASTM 642-97 dan RILEM Recomendation. Pengujian porositas beton dilakukan dengan variasi kadar fly ash 50%, 55%, 60%, 65% dan 70% dari volume total semen dan fly ash pada umur 7 hari, 28 hari, 56 hari serta 90 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fly ash dengan kadar tertentu dapat mempengaruhi porositas dari campuran beton. Pada penelitian ini semakin besar kadar fly ash tidak menjamin hasil pengujian porositas akan semakin baik pula, namun pada pengujian ini memiliki nilai optimum. Pada pengujian metode RILEM Recommendation kadar fly ash 63,83% dari volume total semen dan fly ash memiliki nilai porositas yang paling optimum dengan nilai porositas 5,27%, sedangkan pada metode ASTM C642-97 kadar fly ash 65,41% dari volume total semen dan fly ash memiliki nilai porositas yang paling optimum dengan nilai porositas 1,69% Kata kunci : fly ash, porositas, HVFA-SCC

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Muhammad Naufal Indriatmoko
    Date Deposited: 19 Sep 2015 15:31
    Last Modified: 19 Sep 2015 15:31
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/19347

    Actions (login required)

    View Item