ANALISIS HIDROGRAF DENGAN FAKTOR PENGARUH CURAH HUJAN PADA MATAAIR KARST KAKAP DI KECAMATAN GIRIWOYO KABUPATEN WONOGIRI (Untuk Memperkaya Materi Bahan Ajar SMA Kelas X)

, NASRUDIN (2015) ANALISIS HIDROGRAF DENGAN FAKTOR PENGARUH CURAH HUJAN PADA MATAAIR KARST KAKAP DI KECAMATAN GIRIWOYO KABUPATEN WONOGIRI (Untuk Memperkaya Materi Bahan Ajar SMA Kelas X). Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (549Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Nasrudin. ANALISIS HIDROGRAF DENGAN FAKTOR PENGARUH CURAH HUJAN PADA MATAAIR KARST KAKAP DI KECAMATAN GIRIWOYO KABUPATEN WONOGIRI. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Januari 2015. Sistem akuifer karst memiliki sifat yang unik, dengan adanya perkembangan formasi batuan karena porositas sekunder. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui pengaruh debit terhadap tinggi muka air, (2) Mengetahui fluktuasi aliran dalam bentuk hidrograf, (3) Mengetahui pengaruh curah hujan terhadap debit di Mataair Karst Kakap, (4) Mengimplementasikan hasil penelitian untuk pembelajaran geografi SMA kelas X. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian dilaksanakan dalam periode waktu 7 bulan, mulai Bulan April hingga Oktober 2014. Subjek penelitian adalah Mataair Karst Kakap di Kecamatan Giriwoyo Kabupaten Wonogiri. Sumber data berasal dari pengukuran debit dan pencatatan TMA serta curah hujan. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi langsung di lapangan dan dokumentasi atau arsip. Pengumpulan data menggunakan alat ukur pencatat hujan dan TMA otomatis serta metode pelampung untuk mengukur debit. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif yang telah ditentukan oleh peneliti yang relevan sebelumnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pengaruh yang signifikan antara pengukuran debit dan pencatatan tinggi muka air dengan menggunakan logger TMA dengan nilai r2 = 0,768. (2) Grafik hidrograf aliran Mataair Karst Kakap menunjukkan respon yang cepat dengan rata-rata tp (time to peak) = 4 jam, sehingga Mataair Karst Kakap memiliki karakteristik aliran yang bersifat conduit. (3) Curah hujan di Mataair Karst tercatat begitu rendah, rata-rata curah hujan hanya 27,14 mm. Meskipun demikian, curah hujan mempengaruhi kenaikan debit aliran dengan respon yang cepat. (4) Hasil dari penelitian ini diimplementasikan pada pembelajaran geografi SMA kelas X. Kata kunci : Mataair karst, curah hujan, tinggi muka air, debit, hidrograf

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi
    Depositing User: Afifah Shobrina
    Date Deposited: 17 Sep 2015 18:27
    Last Modified: 17 Sep 2015 18:27
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/19213

    Actions (login required)

    View Item