Studi Komparasi Gambaran Radiologi Geometri Femur Proksimal Antara Fraktur Collum Dan Intertrochanter Femur Pada Pasien Geriatri

Santoso, Asep (2014) Studi Komparasi Gambaran Radiologi Geometri Femur Proksimal Antara Fraktur Collum Dan Intertrochanter Femur Pada Pasien Geriatri. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (547Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Latar Belakang : Peran geometri femur proksimal pada prediksi fraktur femur proksimal telah banyak diteliti. Namun ukuran yang dipakai sebagai variabel pada penelitian-penelitian sebelumnya adalah ukuran aktual yang didapat dari foto rontgen polos pelvis anteroposterior. Ukuran aktual sangat dipengaruhi oleh magnifikasi yang dihasilkan dari variasi jarak teknik proses mengambilan foto rontgen. Untuk mengeliminasi faktor pembesaran, pada penelitian ini dilakukan studi komparasi variabel geometri femur proksimal dari Fraktur Collum Femur dan Fraktur Intertrochanter Femur dengan variabel berupa rasio dari ukuran-ukuran geometri femur proksimal. Metode : Penelitian ini merupakan Penelitian Observational Analitik Cross Sectional. Objek penelitian adalah 128 Foto rontgen Pelvis Anteroposterior dari pasien (Usia = 65 th) yang mengalami fraktur collum femur atau Fraktur Intertrochanter Femur. Pengukuran Geometri Femur Proksimal dilakukan dengan menggunakan software E-Film. Komparasi rasio-rasio geometri femur proksimal dan Neck Shaft Angle(NSA) dilakukan antara kelompok fraktur collum femur laki-laki (n: 32) dan fraktur intertrochanter laki-laki (n: 32) serta antara kelompok fraktur collum femur perempuan (n: 32) dan fraktur intertrochanter femur perempuan (n: 32). Uji statistik komparasi dilakukan dengan menggunakan t-test. Hasil penelitian : Pada kelompok laki-laki, rata-rata rasio NW/HAL pada kelompok fraktur Intertrochanter femur berbeda signifikan dibanding kelompok fraktur Collum femur ( 0, 29±0,01 vs 0,28±0,01, p 0,03). Sedangkan seluruh rasio geometri femur proksimal lainnya memiliki perbedaan yang tidak signifikan (p > 0,05). Pada pasien perempuan, rasio NW/HAL pada kelompok fraktur Collum Femur lebih kecil dibanding kelompok Fraktur Intertrochanter femur (0,27±0,01 vs 0,28±0,01, p 0,003). Selain itu, rasio TW/HAL pada kelompok fraktur Collum Femur juga lebih kecil dibanding kelompok Fraktur Intertrochanter femur (0,48±0,02 vs 0,50±0,02, p 0,004). NSA pada perempuan dengan fraktur Collum Femur berbeda signifikan dibanding perempuan dengan fraktur Intertrochanter Femur (129,43° vs 131,09°, p 0,007). Kesimpulan : Terdapat perbedaan rasio NW/HAL antara Fraktur Collum dan Fraktur Intertrochanter Femur baik pada pasien geriatri laki-laki maupun perempuan. Terdapat perbedaan NSA antara Fraktur Collum dan Intertrochanter Femur pada pasien geriatri Perempuan, namun tidak pada kelompok geriatri laki-laki.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Dhamar Aprilani Dwi Safitri
    Date Deposited: 15 Sep 2015 12:07
    Last Modified: 15 Sep 2015 12:07
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/19023

    Actions (login required)

    View Item