PENGARUH PENAMBAHAN SERAT POLYESTER PADA BETON RINGAN DENGAN TEKNOLOGI GAS TERHADAP KUAT TEKAN, KUAT TARIK BELAH DAN MODULUS ELASTISITAS

YAHYA, MUHAMMAD SYAIFUL (2015) PENGARUH PENAMBAHAN SERAT POLYESTER PADA BETON RINGAN DENGAN TEKNOLOGI GAS TERHADAP KUAT TEKAN, KUAT TARIK BELAH DAN MODULUS ELASTISITAS. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1380Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK M. SYAIFUL YAHYA, 2015. PENGARUH PENAMBAHAN SERAT POLYESTER PADA BETON RINGAN DENGAN TEKNOLOGI GAS TERHADAP KUAT TEKAN, KUAT TARIK BELAH, DAN MODULUS ELASTISITAS, Skripsi Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret. Beton adalah material konstruksi yang banyak digunakan, terdiri dari semen dan material lain seperti agregat, air, dan atau campuran kimia seperti superplastilizer, retarder, dan lain-lain. Berat jenis beton yang terlalu besar maka akan berpengaruh pada beban mati suatu struktur bangunan. Karena itulah berbagai penelitian dilakukan untuk memperbaiki sifat-sifat dan kualitas beton hingga dalam perkembangannya banyak ditemukan berbagai macam beton baru hasil modifikasi salah satunya adalah beton ringan. Dalam penelitian ini pembuatan beton ringan yaitu dengan menambahkan alumunium pasta, karena jika dicampurkan dengan campuran beton ringan, pasta aluminium bereaksi dengan kalsium hidroksida dan membentuk hidrogen. Untuk menaikkan kekuatan pada beton ini ditambahkan serat Polyester, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat polyester terhadap kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas beton ringan gas berserat polyester. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen yang dilaksanakan di Laboratorium Bahan UNS. Benda uji berbentuk silinder dengan diameter 10 cm dan tinggi 20 cm untuk pengujian modulus elastisitas, kuat tekan, dan kuat tarik belah. Benda uji masing-masing berjumlah 3 buah untuk 1 variasi kadar penambahan serat. Persentase serat yang digunakan adalah 0%; 0,25%; 0,5%; 0,75%; dan 1%. Pengujian menggunakan alat UTM (Universal Testing Machine). Perhitungan yang digunakan adalah analisis statistik dengan regresi linear menggunakan program Microsoft Excel. Hasil dari penelitian ini adalah peningkatan nilai kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas beton ringan gas setelah ditambah serat Polyester. Peningkatan paling maksimum terdapat pada kadar penambahan serat sebesar 0,75% dari berat volume beton. Berat jenis benda uji paling tinggi adalah 1867,62 kg/m3, sehingga masih termasuk beton ringan karena mempunyai berat jenis dibawah 1900 kg/m3. Penambahan kadar serat sebesar 0,75% menghasilkan peningkatan kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas berturut-turut sebesar 42,31%; 30,37%; dan 18,40% dibandingkan dengan beton ringan gas tanpa serat. Kata kunci : beton ringan, serat Polyester, kuat tekan, kuat tarik belah, modulus elatisitas

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Afifah Shobrina
    Date Deposited: 14 Sep 2015 16:49
    Last Modified: 14 Sep 2015 16:49
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18966

    Actions (login required)

    View Item