PANDANGAN HARIAN MEDIA INDONESIA TERHADAP KEISTIMEWAAN YOGYAKARTA (Analisis Wacana Pada Editorial Media Indonesia Periode Desember 2010)

Syaifudin, Latif (2014) PANDANGAN HARIAN MEDIA INDONESIA TERHADAP KEISTIMEWAAN YOGYAKARTA (Analisis Wacana Pada Editorial Media Indonesia Periode Desember 2010). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (392Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pandangan Media Indonesia terhadap isu Keistimewaan Yogyakarta dalam tajuk rencananya. Tajuk rencana dipilih karena disini merupakan pandangan resmi dari sebuah media terhadap suatu peristiwa. Isu ini berawal dari pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sidang kabinet 26 November 2010. Dalam pidatonya Presiden menyatakan bahwa tidak boleh ada sistem monarki yang bertabrakan dengan konstitusi maupun nilai-nilai demokrasi, pernyataan inilah yang kemudian menjadi kontroversi terutama bagi masyrakat Yogyakarta. Isu ini menjadi menarik karena saat itu posisi Sultan HB X adalah Dewan Pembina Organisasi Masyarakat (Ormas) Nasional Demokrat (Nasdem). Sedangkan Nasdem sendiri didirikan Oleh Surya Paloh yang juga Pemilik Media Indonesia dan MetroTV. Hal tersebut menjadi alasan pemilihan tajuk rencana Media Indonesia sebagai obyek penelitian. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian yang bersifat kualitatif dengan menggunakan analisis wacana Teun A Van dijk. Model ini membagi teks menjadi tiga struktur, Pertama struktur makro yang memuat tematik dari tajuk rencana. Kedua adalah superstruktur yang berhubungan dengan kerangka teks. Ketiga struktur mikro, yang mengamati wacana dari elemen latar, detail, maksud dan praanggapan. Penelitian ini menganalisis tajuk Media Indonesia periode Desember 2010. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan Media Indonesia memandang bahwa usulan perubahan cara pengisian jabatan Gubernur DIY dan Wakil Gubernur DIY yang semula penetapan kemudian akan diganti pemilihan tidak sesuai dengan asal mula Keistimewaan Yogyakarta dan keinginan rakyat Yogyakarta sendiri. Selain banyak mengkritik pemerintah. Dan juga menyejajarkan diri sebagai masyarakat dengan memberikan pemaparan mengenai reaksi penolakan masyarakat Yogyakarta dalam isu Keistimewaan Yogyakarta. Kata Kunci: Keistimewaan Yogyakarta, tajuk rencana, analisis wacana

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    J Political Science > JA Political science (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: Nilam Rikamukti
    Date Deposited: 13 Sep 2015 18:32
    Last Modified: 13 Sep 2015 18:32
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18813

    Actions (login required)

    View Item