STUDI RELEVANSI SKKNI PROFESI MEKANIK OTOMOTIF RODA 2 DI BENGKEL OTOMOTIF DI SURAKARTA

Raharjo, Krisnawan Suko (2014) STUDI RELEVANSI SKKNI PROFESI MEKANIK OTOMOTIF RODA 2 DI BENGKEL OTOMOTIF DI SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (619Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat relevansi antara SKKNI Profesi Mekanik Otomotif Roda 2 dengan kebutuhan industri jasa otomotif di Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskripstif kualitatif. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah kepala bengkel dan mekanik dari 3 bengkel resmi (bengkel resmi Honda, Yamaha dan Suzuki) dan 1 bengkel umum yang ada di Surakarta yang berjumlah 4 kepala bengkel dan 8 mekanik. Subjek penelitian terdiri dari 1 orang kepala bengkel Honda, 1 orang kepala bengkel Yamaha, 1 orang kepala bengkel Suzuki, 1 orang kepala bengkel umum, 2 orang mekanik bengkel Honda, 2 orang mekanik bengkel Yamaha, 2 orang mekanik bengkel Suzuki dan 2 orang mekanik bengkel umum, Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara, angket dan dokumentasi atau arsip. Validitas data menggunakan teknik triangulasi metode. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Profil mekanik roda 2 di bengkel otomotif di Surakarta dapat tersusun menjadi tiga jenis kompetensi yakni kompetensi umum mekanik, kompetensi professional/teknik dan kompetensi tambahan mekanik otomotif roda 2 yang belum termuat dalam SKKNI.(2)Tingkat kesesuaian antara kompetensi umum mekanik otomotif roda 2 dengan kebutuhan bengkel otomotif yaitu: mengikuti Prosedur Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan(83,3%;sangat tinggi), membaca dan memahami Gambar Teknik (61,1%;cukup tinggi), melakukan operasi penganganan manual (69,4%;tinggi), menggunakan dan Memelihara Peralatan dan Perlengkapan di Tempat Kerja (80,5%;sangat tinggi), menggunakan dan Memelihara Alat Ukur (86,1%;sangat tinggi), memelihara komponen-komponen operasi dan Perbaikan (83,3%;sangat tinggi) dan memelihara Sistem Hidrolik (80,5%;sangat tinggi). (3)Tingkat kesesuaian antara ompetensi teknik/profesional mekanik otomotif roda 2 dengan kebutuhan bengkel otomotif yaitu : memelihara Engine berikut komponenkomponennya (91,6%;sangat tinggi), melepas kepala, menilai komponen, dan merakit kepala silinder (83,3%;sangat tinggi), memelihara sistem pendingin berikut komponen-komponennya (83,3%;sangat tinggi), memelihara Sistem Bahan Bakar Bensin(75%;tinggi), memelihara unit kopling otomatis dan manual (83,3%;sangat tinggi), memelihara Sistem Rem (63,8%;cukup tinggi), merakit dan memasang Sistem Rem berikut komponennya (75%;tinggi), memelihara Sistem Suspensi (91,6%;sangat tinggi), memelihara Rantai/chain (91,6%;sangat tinggi),menguji, Memelihara, dan Mengganti Baterai (83,3%;sanagt tinggi), melakukan Perbaikan Ringan pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan (91,6%;sangat tinggi), dan memperbaiki Sistem Pengapian (91,6%;sangat tinggi). Kata kunci : kompetensi, mekanik kendaraan roda 2, bengkel sepeda motor

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Mesin
    Depositing User: Nilam Rikamukti
    Date Deposited: 13 Sep 2015 18:43
    Last Modified: 13 Sep 2015 18:43
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18811

    Actions (login required)

    View Item