EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE (TTW) DAN THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI OPERASI ALJABAR DITINJAU DARI KETERAMPILAN SOSIAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI SE-KABUPATEN SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Dewi, Noviana Sukma (2015) EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE (TTW) DAN THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI OPERASI ALJABAR DITINJAU DARI KETERAMPILAN SOSIAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI SE-KABUPATEN SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015. Masters thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (707Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) manakah yang memiliki prestasi belajar lebih baik, siswa yang diberi model pembelajaran kooperatif tipe TTW dengan pendekatan saintifik, TPS dengan pendekatan saintifik atau siswa yang diberi model pembelajaran klasikal dengan pendekatan saintifik (2) manakah yang memiliki prestasi belajar lebih baik, siswa dengan keterampilan sosial tinggi, sedang, atau rendah (3) pada masing-masing kategori keterampilan sosial, manakah yang memiliki prestasi belajar matematika lebih baik, siswa yang diberi pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran TTW dengan pendekatan saintifik, TPS dengan pendekatan saintifik atau siswa yang diberi model pembelajaran klasikal dengan pendekatan saintifik (4) pada masing-masing model pembelajaran, manakah yang memiliki prestasi belajar matematika lebih baik, siswa dengan keterampilan sosial tinggi, sedang atau rendah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 3 × 3. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri di Kabupaten Semarang. Pengambilan sampel dilakukan dengan stratified cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 299 orang dengan rincian 101 orang untuk kelas eksperimen 1 dan 100 orang untuk kelas eksperimen 2 dan 98 orang untuk kelas kontrol. I nstrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes prestasi belajar matematika dan angket keterampilan sosial siswa. Sebelum digunakan untuk pengambilan data, instrumen tes prestasi dan angket keterampilan sosial terlebih dahulu diujicobakan. Penilaian validitas isi instrumen tes dan angket dilakukan oleh validator. Uji reliabilitas instrumen tes menggunakan rumus KR-20, sedangkan uji reliabilitas instrumen angket menggunakan rumus Cronbach Alpha. Day a pembeda tes dan konsistensi internal angket menggunakan rumus korelasi produk momen dari Karl Pearson. Uji keseimbangan menggunakan uji Anava satu jalan, dengan α = 0,05 diperoleh kesimpulan bahwa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dalam keadaan seimbang. Uji pras y arat meliputi uji normalitas dengan menggunakan metode uji L illiefors dan uji homogenitas menggunakan metode Bartlett. Dengan α = 0,05 diperoleh kesimpulan bahwa sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan homogen. Analisis data menggunakan anava dua jalan sel tak sama. Berdasarkan uji hipotesis, diperoleh kesimpulan sebagai berikut. (1) Prestasi belajar siswa yang diberi perlakuan model pembelajaran TTW dengan pendekatan saintifik lebih baik dari siswa yang diberi perlakuan model TPS dengan pendekatan saintifik dan model pembelajaran klasikal dengan pendekatan saintifik. Selain itu, prestasi belajar siswa yang diberi perlakuan model TPS dengan pendekatan saintifik lebih baik dari siswa yang diberi perlakuan model pembelajaran klasikal dengan pendekatan saintifik. (2) Prestasi belajar siswa yang memiliki keterampilan sosial tinggi lebih baik dari siswa yang memiliki keterampilan sosial sedang dan rendah. Selain itu, siswa yang memiliki keterampilan sosial sedang lebih baik dari siswa yang memiliki keterampilan sosial rendah. (3) Pada kategori keterampilan sosial tinggi, sedang maupun rendah, prestasi belajar siswa yang diberi model TTW dengan pendekatan saintifik lebih baik dari siswa yang diberi perlakuan model pembelajaran TPS dengan pendekatan saintifik dan model pembelajaran klasikal dengan pendekatan saintifik. Selain itu, prestasi belajar siswa yang diberi perlakuan model pembelajaran TPS dengan pendekatan saintifik lebih baik dari siswa yang diberi perlakuan model pembelajaran klasikal dengan pendekatan saintifik. (4) Pada model pembelajaran TTW dengan pendekatan saintifik, TPS dengan pendekatan saintifik dan pembelajaran klasikal dengan pendekatan saintifik, prestasi belajar siswa yang memiliki keterampilan sosial tinggi lebih baik dari siswa yang memiliki keterampilan sosial sedang dan rendah. Selain itu, siswa yang memiliki keterampilan sosial sedang lebih baik dari siswa yang memiliki keterampilan sosial rendah. Kata kunci: Think Talk Write (TTW), Saintifik, Keterampilan Sosial Siswa

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Q Science > QA Mathematics
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Matematika - S2
    Depositing User: Faisal M
    Date Deposited: 13 Sep 2015 13:30
    Last Modified: 13 Sep 2015 13:30
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18803

    Actions (login required)

    View Item