HUBUNGAN BRAND AWARENESS, BRAND PERCEIVE QUALITY, USAGE, BRAND PERFORMANCE, DAN INNOVATION DENGAN BRAND EQUITY PERUSAHAAN GSM DI SOLO TAHUN 2013

Megawan, Is Beniqno Putra (2014) HUBUNGAN BRAND AWARENESS, BRAND PERCEIVE QUALITY, USAGE, BRAND PERFORMANCE, DAN INNOVATION DENGAN BRAND EQUITY PERUSAHAAN GSM DI SOLO TAHUN 2013. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (696Kb) | Preview

    Abstract

    Manusi pada dasarnya menghabiskan 75% waktu dalam hidupnya untuk berkomunikasi (Moss, 1971). Seiring berkembangnya zaman, untuk berkomunikasi dengan orang lain saat ini tidak harus dilakukan secara tatap muka atau face to face, tetapi dapat dilakukan melalui bantuan media. Salah satu media komunikasi yang paling sering digunakan saat ini adalah ialah hand phone (HP) atau telephone genggam. Melihat peluang tersebut, saaat ini banyakperusahaan sedang berlomba-lomba menyediakan layanan pulsa sebagai sarana penunjang komunikasi pada hand phone. Hal itu menyebabkan berbagai perusahaan provider penyedia jasa layanan pulsa (sim card) melakukan berbagai macam kegiatan dan cara untuk dapat menarik pelanggan/konsumen sebanyak mungkin. Ketatnya persaingan untuk mendapatkan konsumen menyebabkan perusahaan melakukan berbagai cara yang berbeda untuk dapat meraih perhatian dari konsumen. Brand Equity merupakan suatu pembeda yang jelas bagi konsumen untuk menentukan pilihan produk mana yang akan mereka konsumsi. Oleh karena itu perusahaan provider simcard GSM berlomba-lomba untuk membentuk suatu Brand Equity. Dari permasalahan diataslah yang mendasari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui identifikasi masing-masing peran dari semua faktor pembentuk Brand Equity perusahaan simcard provider GSM di Kota Solo. Dalam penelitian ini akan dikembangkan suatu model teoritis dengan mengajak sebuah hipotesis yang akan diuji dengan menggunakan Structural equation Model (SEM) dengan menggunakan software LISREL 8.51. Responden dalam penelitian ini berjumlah 200 responden. Hasil dari pengolahan data SEM untuk model penuh telah memenuhi kriteria goodness of fit sebagai berikut, nilai P Value = 1,000 dan RMSEA = 0,000. Dengan demikian dapat dikatakn bahwa model ini layak untuk digunakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelima faktor pembentuk Brand Equity menurut David Aaker ditambah satu variabel inovasi memiliki pengaruh yang positif terhadap terbentuknya Brand Equity perusahaan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    H Social Sciences > HE Transportation and Communications
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: Nilam Rikamukti
    Date Deposited: 13 Sep 2015 10:02
    Last Modified: 13 Sep 2015 10:02
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18748

    Actions (login required)

    View Item