ANALISIS TEKNIK DAN KUALITAS TERJEMAHAN TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM NOVEL STEALING HOME (HATI YANG TERENGGUT) KARYA SHERRYL WOODS (Sebuah Kajian Terjemahan dengan Pendekatan Pragmatik)

Fitriana, Irta (2014) ANALISIS TEKNIK DAN KUALITAS TERJEMAHAN TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM NOVEL STEALING HOME (HATI YANG TERENGGUT) KARYA SHERRYL WOODS (Sebuah Kajian Terjemahan dengan Pendekatan Pragmatik). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (636Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis jenis tindak tutur ekspresif pada novel Stealing Home beserta terjemahannya, (2) menganalisis teknik penerjemahan yang digunakan penerjemah dalam menerjemahkan setiap tindak ilkusi ekspresif yang terdapat dalam pada novel Stealing Home, dan (3) mengetahui tingkat keakuratan, keberterimaan, dan keterbacaan terjemahan tindak tutur ekspresif pada novel Stealing Home dilihat dari teknik penerjemahan yang digunakan. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif berkasus tunggal. Data dalam penelitian ini adalah tindak tutur ekspresif dalam novel Stealing Home yang diterjemahkan oleh Ursula G Buditjahja, yakni sebanyak 118 data. Selain itu, data juga diperoleh dari hasil kuesioner para rater untuk penilaian kualitas terjemahan yang meliputi aspek keakuratan, keberterimaan, dan keterbacaan. Proses analisis data dilakukan dengan menggunakan metode dari Spradley yang terdiri dari analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial dan tema budaya. Setelah dilakukan analisis, terdapat 19 jenis tindak tutur ekspresif yang ditemukan antara lain; berterimakasih 14,41%, memprotes 12,71%, menyetujui 11,02%, menyalahkan 9,32%, menyindir 7,63%, meminta maaf 7,63%, memuji 6,78%, salam perpisahan 5,93%, mengumpat 4,24%, berharap 3,39%, menyesal 3,39%, bersimpati 2,54%, membantah 2,54%, bersyukur 2,54%, mengejek 1,69%, mengeluh 1,69%, menuduh 1,69%, mengucapkan selamat 0,85% dan salam 0,85%. Ada 11 teknik penerjemahan yang digunakan untuk menerjemahkan tindak tutur ekspresif tersebut dengan frekuensi sebanyak 203 kali. Dari 118 data, 86,44% data diterjemahkan secara akurat, 12,71% data diterjemahkan secara kurang akurat, dan 0,85% secara tidak akurat. Mengenai tingkat keberterimaan, 97,46% data merupakan terjemahan yang berterima dan selebihnya (2,54%) merupakan terjemahan kurang berterima. Sedangkan untuk tingkat keterbacaan, seluruh data dinyatakan memiliki tingkat keterbacaan yang tinggi. Beberapa data yang kurang akurat, tidak akurat dan kurang berterima disebabkan oleh penggunaan teknik harfiah. Jadi, penerapan teknik ini perlu diperhatikan lagi. Dengan menggunakan metode penilaian kualitas hasil terjemahan oleh Nababan (2012), kualitas terjemahan tindak tutur ekspresif ini tergolong berkualitas dengan hasil akhir 2,94. Dengan demikian, penerapan 11 teknik penerjemahan berdampak positif pada kualitas terjemahannya, sehingga terjemahan tindak tutur ekspresif ini berhasil menjaga kekhasan tema cerita termasuk penokohannya dalam terjemahan bahasa Indonesia. Kata kunci: tindak tutur ekspresif, teknik penerjemahan, keakuratan, keberterimaan, keterbacaan

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister > Linguistik - S2
    Depositing User: Nilam Rikamukti
    Date Deposited: 12 Sep 2015 10:40
    Last Modified: 12 Sep 2015 10:40
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18745

    Actions (login required)

    View Item