Strategi Pengembangan Objek Wisata Kayangan Api Sebagai Pariwisata Unggulan Oleh Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro

Isnawati, Fetia (2015) Strategi Pengembangan Objek Wisata Kayangan Api Sebagai Pariwisata Unggulan Oleh Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (831Kb) | Preview

    Abstract

    Industri pariwisata mempunyai peranan penting dalam hal pembangunan negara. Selain itu, pariwisata juga mempunyai pengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemerintah Daerah. Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu daerah di Jawa Timur yang memiliki aneka ragam tempat wisata. Salah satu objek wisata yang diunggulkan adalah Kayangan Api. Kayangan Api memiliki potensi yang perlu dikembangkan. Maka dari itu, diperlukan strategi untuk mengembangkan Kayangan Api agar dapat berkembang dan meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling. Validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode trianggulasi data. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif yang terdiri atas tiga komponen yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa potensi-potensi yang ada di Kayangan Api adalah api abadi Kayangan Api, Air Blekutuk, Pohon Cinta, bangunan objek wisata Kayangan Api, dan sentra kerajinan batik. Strategi yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro adalah memperkenalkan, mendayagunakan, melestarikan, dan meningkatkan mutu daya tarik objek wisata. Keempat strategi tersebut sejalan dengan strategi bisnis. Strategi memperkenalkan yang dilakukan meliputi advertising, sales support, dan public relations.Kemudian strategi mendayagunakan yang dilakukan meliputi memperhatikkan kegiatan rutin dan pemberian lahan serta pembuatan kios. Sedangkan strategi melestarikan yang dilakukan meliputi perawatan sekitar api abadi dan renovasi mushola serta jembatan. Untuk strategi meningkatkan mutu daya tarik objek wisata yang dilakukan adalah menambah sarana dan prasarana. Dari hasil penelitian juga diketahui faktor pendukung strategi pengembangan Kayangan Api adalah kemudahan transportasi, keamanan yang terjamin, dan pengembangan berbagai proyek pemerintah. Sedangkan faktor penghambat strategi pengembangan Kayangan Api adalah sumber dayadan tujuan-tujuan yang bertentangan. Kata kunci :Strategi, PengembanganObjekWisata, KayanganApi

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    J Political Science > JS Local government Municipal government
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Negara
    Depositing User: Muhammad Naufal Indriatmoko
    Date Deposited: 12 Sep 2015 08:29
    Last Modified: 12 Sep 2015 08:29
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18730

    Actions (login required)

    View Item