TINJAUAN GEOTEKNIK KERUSAKAN JALAN SUB GRADE TANAH LUNAK TERHADAP PENURUNAN RUAS JALAN AIR BARA-TOBOALI KM 110+500-KM 111+500

IQBAL, MUHAMMAD (2015) TINJAUAN GEOTEKNIK KERUSAKAN JALAN SUB GRADE TANAH LUNAK TERHADAP PENURUNAN RUAS JALAN AIR BARA-TOBOALI KM 110+500-KM 111+500. Masters thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (254Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Muhammad Iqbal, 2015. Tinjauan Geoteknik Kerusakan Jalan Sub Grade Tanah Lunak Terhadap Penurunan Ruas Jalan Air Bara-Toboali, di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Komisi Pembimbing I: Yusep Muslih Purwana., ST, MT., Phd. Pembimbing II: Dr. Niken Silmi Surjandari, ST., MT. Tesis Magister Teknik Sipil, Minat Utama Teknik Rehabilitasi dan Pemeliharaan Bangunan Sipil, Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret, Surakarta Ruas jalan Air Bara - Toboali yang terletak di Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan mengalami kerusakan berat sepanjang ± 1,00 Km. Ruas jalan ini terletak dilokasi rawa-rawa dengan karakteristik sub grade lunak. Ruas jalan ini sebelumnya telah dilakukan dua kali peningkatan struktur yaitu pada tahun 2009 dan 2011 berupa peninggian (rising) lapis pondasi aggregat. Akan tetapi rising memperparah kerusakan berupa penurunan (settlement), hal ini menyebabkan kondisi badan jalan mengalami penurunan tidak seragam (differential settlement). Penurunan tanah dasar (sub grade) berakibat buruk terhadap struktur perkerasan jalan, sehingga perlu dilakukan analisis terhadap besar, derajat konsolidasi dan waktu penurunan. Penelitian di analisis pada Km 110+500 - 111+500 dengan tiga titik tinjau pada Km 110+780 , 110 +600 dan Km 111 +010. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan primer. Parameter penelitian yaitu penampang melintang, tebal rising struktur perkerasan jalan. Variabel penelitian ini penurunan segera dan penurunan konsolidasi guna mendapatkan penurunan total. Analisis penurunan dimulai tahun 2009 dan 2011 pasca penanganan. Penurunan konsolidasi akibat adanya rising lapis pondasi aggregat dan perkerasan aspal diatas konstruksi jalan existing tanah dasar yang lunak. Hasil yang diharapkan dalam penelitian ini mendapatkan besar penurunan, derajat konsolidasi dan waktu konsolidasi tanpa Prefabricated Vertical Drain (PVD) dan menggunakan Prefabricated Vertical Drain (PVD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan konsolidasi akibat dari rising didapat besar penurunan total untuk tahun 2009 Km 110+780 , 110 +600 dan Km 111 +010 secara berturut-turut adalah sebesar 0,175 , 0,223 dan 0,151 m sedangkan tahun 2011 adalah 0,181, 0,189 dan 0,162 m. Sedangkan waktu konsolidasi 90 % tanpa PVD pada Km 110+780 , 110 +600 dan Km 111 +010 secara berturut-turut adalah 501, 549 dan 4600 hari. Untuk mempercepat proses penurunan konsolidasi dihitung dengan menggunakan Prefabricated Vertical Drain (PVD) dengan pola segitiga jarak spasi 1, 2 m, 1,4 m, 1,6 m dan panjang aliran 10 m. Waktu konsolidasi 90 %, dengan menggunakan PVD jarak yang paling efektif spasi 1,2 meter secara berturut-turut adalah 15, 15, 110 hari. Kata Kunci: Konsolidasi, Penurunan, Prefabaricated Vertical Drain (PVD), Tanah lunak

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Teknik Sipil - S2
    Depositing User: Afifah Shobrina
    Date Deposited: 11 Sep 2015 18:05
    Last Modified: 11 Sep 2015 18:05
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18681

    Actions (login required)

    View Item