ANALISIS TINGKAT RISIKO DAN MITIGASI TANAH LONGSOR DI DAS SAMIN HULU KECAMATAN TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2013

HIDAYAH, MEI NURUL (2015) ANALISIS TINGKAT RISIKO DAN MITIGASI TANAH LONGSOR DI DAS SAMIN HULU KECAMATAN TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2013. Masters thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF
Download (1022Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Mei Nurul Hidayah. ANALISIS TINGKAT RISIKO DAN MITIGASI TANAH LONGSOR DI DAS SAMIN HULU KECAMATAN TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2013 (Implementasi Materi Pembelajaran Geografi pada Kelas XI Semester II Kurikulum 2013 Kompetensi Dasar Mengevaluasi Tindakan yang Tepat dalam Pelestarian Lingkungan Hidup Kaitannya dengan Pembangunan yang Berkelanjutan). Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Agustus 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tingkat bahaya tanah longsor berdasarkan faktor fisik (2) kerentanan tanah longsor berdasarkan faktor antropogenik (3) risiko tanah longsor, (4) mitigasi untuk mengurangi risiko tanah longsor di DAS Samin Hulu Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar Tahun 2013. Metode yang digunakan adalah metode survei. Populasi penelitian adalah satuan lahan di DAS Samin Hulu. Teknik pengambilan sampel dengan cara sampling jenuh yaitu jumlah sampel yang diambil sama dengan jumlah populasi. Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data untuk penentuan tingkat bahaya tanah longsor menggunakan skoring sedangkan untuk mengetahui kerentanan menggunakan crosstab. Risiko tanah longsor menggunakan crosstab yang menghubungkan tingkat bahaya dan kerentanan tanah longsor sedangkan mitigasi bencana dibuat berdasarkan risiko tanah longsor. Analisis peta menggunakan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG). Berdasarkan analisis data, dapat disajikan hasil penelitian sebagai berikut : (1) Tingkat bahaya tanah longsor tinggi terdapat pada 31 satuan lahan. Tingkat bahaya tanah longsor sedang terdapat pada 63 satuan lahan. Tingkat bahaya tanah longsor rendah terdapat pada 26 satuan lahan. (2) Kerentanan tanah longsor tinggi berada di Desa Karanglo dan Desa Nglebak. Kerentanan tanah longsor sedang berada di Kelurahan Kalisoro, Kelurahan Tawangmangu, Desa Bandardawung dan Desa Plumbon. Kerentanan tanah longsor rendah berada di Kelurahan Blumbang, Desa Gondosuli, Desa Sepanjang, dan Desa Tengklik (3) Di DAS Samin Hulu hanya terdapat dua risiko tanah longsor. Risiko tanah longsor sedang terdapat di 152 satuan lahan dengan luas 400445,3 ha (77,19 %). Risiko tanah longsor rendah terdapat di 63 satuan lahan dengan luas 118337, 3 ha (22, 81 %). (4) Terdapat dua mitigasi tanah longsor yaitu mitigasi tanah longsor sedang dan rendah. Mitigasi tanah longsor sedang terdapat pada 152 satuan lahan sedangkan mitigasi tanah longsor rendah terdapat pada 63 satuan lahan. Kata Kunci : Longsor, Bahaya, Kerentanan, Risiko, Mitigasi

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi
    Depositing User: Afifah Shobrina
    Date Deposited: 11 Sep 2015 07:00
    Last Modified: 11 Sep 2015 07:00
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18625

    Actions (login required)

    View Item