PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH ILMU KESEHATAN PADA JURUSAN PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA SINGARAJA

Setiawan, Komang Hendra and Murti, Bhisma and Suriyasa, Putu (2013) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH ILMU KESEHATAN PADA JURUSAN PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA SINGARAJA. Jurnal Magister Kedokteran Keluarga, 1 (1). pp. 1-13.

[img] PDF - Published Version
Download (335Kb)

    Abstract

    Ujian akhir mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Universitas Pendidikan Ganesha untuk mata kuliah ilmu kesehatan tahun ajaran 2010- 2011, menunjukkan banyak mahasiswa yang memperoleh hasil yang tidak memuaskan. Beberapa penelitian bidang pendidikan melaporkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan hasil pembelajaran. Hasil belajar juga ikut dipengaruhi oleh motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar ilmu kesehatan pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi yaitu before and after with control quasi experiment design. Sampel dalam penelitian ini berjulah 90 orang yang terbagi dalam kelas A yang mendapat model pembelajaran kooperatif tipe group investigation, dan kelas B yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Analisis data hasil penelitian manggunakan analisis regresi linier ganda. Mahasiswa dengan model kooperatif tipe Group Investigation memiliki prestasi belajar 0, 50 lebih tinggi dari pada model konvensional, tetapi secara statistik tidak signifikan( b= 0, 50; CI 95% -0, 36 s/d 0, 47; p= 0, 249). Motivasi memiliki pengaruh yang besar untuk meningkatkan prestasi belajar mata kuliah ilmu kesehatan. Mahasiswa dengan motivasi tinggi memiliki nilai 2, 75 lebih tinggi dari pada mahasiswa yang memiliki motivasi rendah, secara statistik signifikan( b= 2,75; CI 95% 1, 76 s/d 3, 72; p< 0, 001) hasil ini telah memperhitungkan pengaruh tingkat pengetahuan awal sampel. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh minimal model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation terhadap prestasi belajar mata kuliah ilmu kesehatan. Kata Kunci: Group Investigation, motivasi, prestasi belajar.

    Item Type: Article
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Users 850 not found.
    Date Deposited: 11 Jul 2013 00:27
    Last Modified: 11 Jul 2013 00:27
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/1856

    Actions (login required)

    View Item