Perkembangan Pertambangan Emas Kolonial Belanda Di Lebong Bengkulu Tahun 1897-1930

Rahmana, Siti (2015) Perkembangan Pertambangan Emas Kolonial Belanda Di Lebong Bengkulu Tahun 1897-1930. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (831Kb) | Preview

    Abstract

    SITI RAHMANA. C.0510043. 2014. Perkembangan Pertambangan Emas Kolonial Belanda Di Lebong Bengkulu Tahun 1897-1930. Skripsi : Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui latar belakang Pemerintah Hindia Belanda mendirikan perusahaan pertambangan di Lebong. (2) Mengetahui strategi Pemerintah Hindia Belanda dalam rangka meningkatkan produksi perusahaan pertambangan emas Kolonial Belanda di Lebong tahun 1897-1930. (3) Mengetahui pengaruh yang ditimbulkan dari pendirian perusahaan pertambangan Kolonial Belanda di Lebong tahun 1897-1930. Penelitian ini menggunakan metode historis berupa heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen sebagai sumber primer penelitian. Dokumen-dokumen berasal dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang memuat data-data pertambangan emas di Lebong periode 1897-1930, seperti arsip Dienst van Mijnwezen, Staatsblad van Nerderlandsch-Indie, Bijblad van Nerderlandsch-Indie, Binnelandsch Bestuur, Gouvernement Besluit, serta Regeerings Almanak voor Nederlandsch Indie. Hasil penelitian menunjukkan, wilayah Lebong menyimpan endapan bahan galian berupa logam mulia. Kegiatan eksplorasi pertama dilakukan pada tahun 1896 dan kemudian dilakukan penambangan oleh perusahaan pertambangan emas pertama di Lebong bernama Mijnbouw Maatschappij Rejang-Lebong sejak tahun 1897. Pemerintah Hindia Belanda melakukan reformasi birokrasi dan menjalankan program kolonisasi guna meningkatan produksi emas di Lebong. Selain itu, terjadi pergeseran fungsi elit pribumi karena intervensi Pemerintah Hindia Belanda terhadap pemerintahan lokal dalam rangka mendukung kepentingan ekonomi terhadap perusahaan pertambangan. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa, Pemerintah Hindia Belanda mendirikan perusahaan pertambangan di Lebong tahun 1897-1930 dengan strategi reformasi birokrasi Dinas Pertambangan dan menjalankan program kolonisasi untuk wilayah Lebong. Dampaknya muncul perubahan aspek tata ruang, pemerintahan, ekonomi, dan sosial di wilayah Lebong sebagai bentuk pengaruh dari pendirian perusahaan pertambangan emas kolonial Belanda di Lebong tahun 1897-1930.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: D History General and Old World > D History (General)
    D History General and Old World > DH Netherlands (The Low Countries)
    T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Ilmu Sejarah
    Depositing User: Gunasih gunasih
    Date Deposited: 10 Sep 2015 02:01
    Last Modified: 10 Sep 2015 02:01
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18540

    Actions (login required)

    View Item