DETEKSI TRANSMISI TRANSOVARIAL VIRUS DEN3 PADA SEMUA STADIUM Aedes aegypti SECARA IMUNOSITOKIMIA DENGAN KONFIRMASI RT-PCR

Setya, Adhi Kumoro (2015) DETEKSI TRANSMISI TRANSOVARIAL VIRUS DEN3 PADA SEMUA STADIUM Aedes aegypti SECARA IMUNOSITOKIMIA DENGAN KONFIRMASI RT-PCR. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (762Kb) | Preview

    Abstract

    Salah satu penyakit berbahaya akibat virus yang ditularkan oleh vektor nyamuk adalah demam berdarah dengue (DBD). Tidak hanya di Indonesia virus ini banyak menimbulkan masalah kesehatan masyarakat dunia, bahkan upaya pemberantasan DBD belum berhasil sampai saat ini. Di alam, keberadaan virus dengue terpelihara dengan baik dalam tubuh vektornya dalam mekanisme penularan horizontal dan transovarial. Penelitian virus dengue dari isolat nyamuk Aedes spesies belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi penularaan transovarial virus dengue secara imunositokimia sebagai prosedur untuk deteksi dini potensi terjadinya DBD. Penelitian diawali dengan peremajaan virus DEN3 dari stok dalam media kultur essensial C6/36, sampai deteksi terjadinya transovarial menggunakan pemeriksaan imunositokimia metode SBPC (Streptavidine Biotin Peroxidase Complex) dengan antibodi DSSC7. Penelitian ini menggunakan kontrol positif dari kultur virus dan kontrol negatif dari sampel darah probandus yang tidak diinfeksi virus. Sebanyak 12 A. aegypti betina umur 1 minggu yang belum terkontaminasi diinfeksikan virus DEN3 secara peroral dan dibiakan untuk diperiksa terjadinya penularan transovarial. Hasil positif adanya antigen DEN3 dalam tubuh vektor akan berikatan dengan antibodi spesifik dari reagen dan dengan adanya enzim serta substrat kromogen akan muncul warna coklat pada sel dan granula disekitar sel. Sampel yang mendapat peluang diperiksa, diperoleh dengan cara pengundian dan dinyatakan sebagai hasil Transovarial Index Rate (TIR) Hasil penelitian menunjukkan metode imunositokimia SBPC mampu mendeteksi adanya virus DEN3 pada semua stadium metamorfose A. aegypti dengan nilai TIR stadium telur 82%, larva 89%, pupa 94% dan dewasa 100%. Konfirmasi dengan RTPCR menunjukan semua induk betina hasil pembiakan positif mengandung virus DEN3 yang teramplifikasikan sebagai gen E (penyandi protein envelope) berukuran 538bp. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa virus DEN3 terbukti terpelihara secara transovarial dalam vektornya (A. aegypti) dan metode imunositokimia SBPC dengan antibodi DSSC7 dapat dipakai sebagai prosedur deteksi dini potensi terjadinya DBD. Kata kunci: Virus DEN3, Transovarial, Aedes aegypti, Imunositokimia.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: Q Science > QD Chemistry
    Q Science > QR Microbiology
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Biosains
    Depositing User: Ihwan Ali
    Date Deposited: 10 Sep 2015 00:45
    Last Modified: 10 Sep 2015 00:45
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18532

    Actions (login required)

    View Item