PERAN KOPERASI WANA LESTARI MENOREH (KWLM) DALAM SERTIFIKASI KAYU HUTAN RAKYAT DI PENGELOLAAN HUTAN LESTARI DESA BANJARARUM KECAMATAN KALIBAWANG KULON PROGO YOGYAKARTA

Nurrohmanto, Khodori (2015) PERAN KOPERASI WANA LESTARI MENOREH (KWLM) DALAM SERTIFIKASI KAYU HUTAN RAKYAT DI PENGELOLAAN HUTAN LESTARI DESA BANJARARUM KECAMATAN KALIBAWANG KULON PROGO YOGYAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (413Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dan fungsi KWLM dalam sertifikasi kayu hutan rakyat di pengelolaan hutan lestari Desa Banjararum, Kecamatan Kalibawang, Kulon Progo. Fungsi, disfungsi, fungsi manifest dan fungsi laten yang ada KWLM selama berdiri baik untuk anggota maupun masyarakat sekitar. Fungsi ekonomi, fungsi ekologi dan fungsi sosial menjadi kajian dalam penelitian ini. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Fungsionalisme Struktural yang dikemukakan oleh Robert K. Merton dan merupakan bagian dari paradigma fakta sosial. Merton mengatakan bahwa terdapat konsep dalam teori ini adalah fungsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Untuk teknik pengambilan sampel adalah Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi non partisipatif dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan adalah teknik triangulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan hutan yang luas di Desa Banjararum membuat masyarakat menciptakan suatu wadah yaitu Koperasi Wana Lestari Menoreh atau KWLM. Peran yang dilakukan KWLM yaitu bekerjasama dengan badan FSC (Forest Stewardship Council) untuk mendapatkan sertifikat hutan. Fungsi adanya sertifikasi hutan ini adalah antara lain tingkat ekonomi masyarakat yang semakin bertambah setelah berdirinya, penjualan kayu yang mudah serta dengan harga yang baik mampu menciptakan kesejahteraan petani. Pendapatan bibit gratis setelah melakukan penebangan membuat masyarakat antusias menjadi anggota KWLM. Fungsi utama dengan adanya sertifikasi ini adalah masyarakat Desa Banjaarum mampu merawat hutan secara baik dan terkontrol. FSC mengikat KWLM untuk menjalalankan tugas merawat dan melindungi hutan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kata Kunci: Peran, Fungsi, dan sertifikasi

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    H Social Sciences > HM Sociology
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
    Depositing User: Rizqy Pratama Putra
    Date Deposited: 09 Sep 2015 22:19
    Last Modified: 09 Sep 2015 22:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18513

    Actions (login required)

    View Item