PERANAN KETERANGAN AHLI DALAM PEMBUKTIAN MALPRAKTIK DALAM PERKARA MELAKUKAN PERBUATAN KARENA KEALPAAN MENYEBABKAN MATINYA ORANG LAIN (STUDI PUTUSAN Pn.No.90/Pid.B/2011/PN.Mdo)

Sari, Devi Nurlita (2015) PERANAN KETERANGAN AHLI DALAM PEMBUKTIAN MALPRAKTIK DALAM PERKARA MELAKUKAN PERBUATAN KARENA KEALPAAN MENYEBABKAN MATINYA ORANG LAIN (STUDI PUTUSAN Pn.No.90/Pid.B/2011/PN.Mdo). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (264Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Devi Nurlita Sari, E0011086, 2015. PERANAN KETERANGAN AHLI DALAM PEMBUKTIAN MALPRAKTIK DALAM PERKARA MELAKUKAN PERBUATAN KARENA KEALPAAN MENYEBABKAN MATINYA ORANG LAIN (Studi Putusan Pn.No.90/Pid.B/2011/PN.Mdo). Fakultas Hukum UNS. Penelitian hukum ini bertujuan untuk mengkaji dan menjawab permasalahan mengenai peranan keterangan ahli dan implikasi yuridis keterangan ahli dalam pembuktian perkara malpraktik berdasarkan kitab undang-undang hukum acara pidana (KUHAP) dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perkara malpraktik Penelitian hukum ini merupakan penelitian hukum normatif yang bersifat preskriptif dengan pendekatan kasus. Penelitian ini menggunakan jenis dan sumber penelitian bahan sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer dan sekunder. Teknik pengumpulan sumber penelitian dilakukan dengan studi kepustakaan. Teknik analisis penelitian menggunakan teknik analisis deduksi silogisme. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menghasilkan kesimpulan bahwa keterangan ahli diperlukan dalam pembuktian setiap tahapan pemeriksaan, baik dalam tahapan penyidikan, tahap penuntutan maupun tahap pemeriksaan di sidang pengadilan. Keterangan ahli yang dihadirkan dalam persidangan diajukan oleh jaksa penuntut umum, para terdakwa/ penasehat hukum tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu alat penilaian dan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan yang tepat. Keterangan ahli memiliki pengaruh penting bagi hakim untuk memunculkan keyakinan dalam memutus perkara malpraktik. Karena dalam membuktikan kesalahan kepada para terdakwa dibutuhkan keahlian diluar bidang hukum atau keahlian yang berkaitan dengan jenis perkara yakni ahli yang dibutuhkan majelis hakim dalam perkara dugaan malpraktik ini adalah dokter. Dalam perkara malpraktik ini, keterangan ahli digunakan hakim sebagai alat bukti yang sah menurut undang-undang dalam menjatuhkan putusan kepada para terdakwa. Kata kunci: Keterangan ahli, malpraktik, pertimbangan hakim

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Azinudin Achzab
    Date Deposited: 08 Sep 2015 13:53
    Last Modified: 08 Sep 2015 13:53
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18301

    Actions (login required)

    View Item