KINERJA DAN PROSES PENERBITAN BANK GARANSI PADA PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk KCU SURAKARTA

Siskawati, Laras Adelina (2015) KINERJA DAN PROSES PENERBITAN BANK GARANSI PADA PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk KCU SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (624Kb) | Preview

    Abstract

    Perkembangan dunia perbankan terjadi secara berangsur–angsur dari zaman dahulu menuju zaman modern sekarang ini. Menurut (Kasmir,2004) Kegiatan perbankan mulai dikenal pada zaman babylonia, kemudian berkembang ke zaman yunani kuno serta zaman romawi. Pada saat itu kegiatan utama bank baru sebatas sebagai tempat tukar-menukar uang oleh para pedagang valuta asing(money changer). Dalam perjalanannya, perkembangan perbankan tidak terlepas dari perkembangan perdagangan. Seiring dengan perkembangan perdagangan dunia, maka perkembangan perbankan pun semakin pesat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur penerbitan bank garansi pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk KCU Surakarta. Dalam pembahasan digunakan teknik pembahsan deskriptif yaitu membuat gambaran secara sistematis dan faktual yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme penerbitan bank haransi di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dibedakan menjadi dua jenis, yaitu pemberian bank garansi menggunakan jaminan full cover dan pemberian bank garansi menggunakan jaminan tidak full cover. Bank garansi dengan jaminan full cover berarti jaminan berupa rekening. Sedangkan jaminan tidak full cover dijamin dengan rekening dan asset nasabah sesuai yang disebutkan dalam Perjanjian Penerbitan Bank Garansi (PPGB). Kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dalam penerbitan bank garansi yakni: aman dan terpercaya, memiliki jaringan yang luas, customized format bank garansi, same day services, pricing/tarif yang kompetitif, dan fleksibilitas penggunaan jaminan. Permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam penerbitan bank garansi adalah permohonan tanggal berlaku mundur (backdate), form garansi bank yang diinginkan nasabah, dokumen yang tidak lengkap dalam pengajuan garansi bank, saldo tidak tersedia atau tidak cukup, dan apabila terjadi wanprestasi oleh pihak terjamin. Dan sebagai saran, pihak bank BNI hendaknya meningkatkan mutu pelayanan terhadap nasabah, dan berhati-hati dalam melakukan penerbitan bank garansi dengan cara memeriksa terlebih dahulu dokumen-dokumen permohonan penerbitan bank garansi sebelum bank garansi diterbitkan. Kata kunci: bank garansi, prosedur, kelebihan, hambatan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HF Commerce
    H Social Sciences > HG Finance
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Fakultas Ekonomi > D3 - Keuangan Perbankan
    Depositing User: Dhamar Aprilani Dwi Safitri
    Date Deposited: 08 Sep 2015 12:38
    Last Modified: 08 Sep 2015 12:38
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18293

    Actions (login required)

    View Item