KINERJA BETON SERAT MENGGUNAKAN UJI TOUGHNESS PANEL PADA KANDUNGAN SERAT YANG BERBEDA (performance of fiber reinforced concrete containing various fiber dosages on panel toughness test)

SAPUTRA, ERIRIA IMAM (2015) KINERJA BETON SERAT MENGGUNAKAN UJI TOUGHNESS PANEL PADA KANDUNGAN SERAT YANG BERBEDA (performance of fiber reinforced concrete containing various fiber dosages on panel toughness test). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (990Kb) | Preview

    Abstract

    Beton merupakan bahan yang paling banyak digunakan untuk konstruksi. Material ini memiliki kuat tekan tinggi, sebaliknya kelemahannya adalah kuat tarik yang sangat kecil, mudah retak karena getas. Berbagai bangunan infrastruktur misalnya terowongan memerlukan material daktail, yaitu dengan mencampurkan serat baja kedalam beton. Skripsi ini menyajikan uji toughness panel beton serat baja berdasarkan metode EFNARC dengan berbagai kandungan serat. Empat campuran beton serat 20 kg/m3, 40 kg/m 3,60 kg/m3, dan 80 kg/m beton dan satu campuran beton tanpa serat sebagai pembanding disiapkan. Beton serat berbahan beton normal yang dicampur serat baja berbentuk end-hooked DRAMIX RC80/60 BN. Setiap campuran beton dicetak dalam tiga panel berukuran 600 mm x 600 mm x 100 mm. Benda uji diuji beban pada umur 28 hari. Kurva hubungan beban-deformasi masing–masing benda uji dicatat dan dibandingkan. Hasil pengujian menunjukan bahwa serat mempengaruhi kurva beban– deformasi. Beton tanpa serat retak dan langsung runtuh setelah mencapai beban maksimal. Sedangkan benda uji beton serat menunjukkan keruntuhan daktail, dimana setelah beban maksimal tercapai masih dilanjutkan kurva beban–deformasi akibat proses cabut serat dari beton serat yang retak. Pengaruh kandungan serat adalah semakin tinggi kandungan serat semakin tinggi kurva bebandeformasi benda uji. Semakin tinggi dosis serat maka energi untuk keruntuhan benda uji makin tinggi. Pada pengujian ini energi tertinggi ditunjukkan oleh benda uji 80 kg/m dengan energi 56,604 Joule. Kandungan serat juga mempengaruhi pola retak benda uji. Semakin tinggi kandungan serat, jumlah retak yang terjadi semakin banyak. Interaksi beton dan serat cenderung memunculkan retak baru sebelum terjadi keruntuhan pada saat pemberian beban pada benda uji. Kata kunci: beton serat, uji toughness panel, EFNARC, seratbaja, energi absorpsi

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Ihwan Ali
    Date Deposited: 08 Sep 2015 09:34
    Last Modified: 08 Sep 2015 09:34
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18271

    Actions (login required)

    View Item