ANALISIS PEMBUKTIAN DAN PERTIMBANGAN HAKIM MEMUTUS PIDANA KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK MENURUT PASAL 81 AYAT (1) UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI CIANJUR NOMOR 46/PID.SUS/2013/PN.CJ)

Putri, Nuria Yunia (2015) ANALISIS PEMBUKTIAN DAN PERTIMBANGAN HAKIM MEMUTUS PIDANA KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK MENURUT PASAL 81 AYAT (1) UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI CIANJUR NOMOR 46/PID.SUS/2013/PN.CJ). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (913Kb) | Preview

    Abstract

    Nuria Yunita Putri. 2015. E0011235. ANALISIS PEMBUKTIAN DAN PERTIMBANGAN HAKIM MEMUTUS PIDANA KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK MENURUT PASAL 81 AYAT (1) UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI CIANJUR NOMOR 46/PID.SUS/2013/PN.CJ). Penulisan Hukum (Skripsi). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini mengkaji dan menjawab permasalahan mengenai kesesuaian pembuktian dan pertimbangan hakim dalam memutus perkara kekerasan seksual terhadap anak menurut Pasal 81 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ketentuan KUHAP. Penelitian normatif yang bersifat preskriptif dan terapan adalah jenis yang digunakan dalam penelitian ini. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang menggunakan studi kepustakaan untuk teknik pengumpulan data. Sedangkan teknik analisis bahan hukum yang digunakan adalah metode silogisme dengan pola berpikir deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuktian dalam perkara kekerasan seksual yang dilakukan oleh Terdakwa terhadap korban adalah dengan melalui alat bukti keterangan saksi-saksi, surat yang berupa Visum et Repertum dan keterangan terdakwa. Penilaian terhadap alat bukti keterangan saksi, alat bukti surat Visum et Repertum, serta keterangan Terdakwa, sesuai dengan ketentuan Pasal 184 KUHAP. Pertimbangan hakim dalam memutus perkara kekerasan seksual yang dilakukan oleh Terdakwa terhadap korban ini berdasarkan pada pertimbangan yuridis dan non yuridis, berdasarkan fakta-fakta hukum di persidangan, mengingat Pasal 183 KUHAP, Majelis Hakim menjatuhkan sanksi pidana terhadap Terdakwa yang telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum berdasarkan alat-alat bukti yang sah sesuai dengan Pasal 184 KUHAP, bersalah melakukan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak berdasar Pasal 81 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Menyatakan bahwa terdakwa Susan Suhendar alias Endang Bin A. Saepudin, bersalah melakukan tindak pidana “Dengan sengaja melakukan kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya”, dan Menjatuhkan pidana penjara selama 6 (enam) tahun dan 6 (enam) bulan dan denda sebesar Rp 60.000.000,- (enam puluh juta rupiah) subsidair 1 (satu) bulan kurungan. Kata kunci: kekerasan seksual, anak dibawah umur, pembuktian, pertimbangan hakim

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Gunasih gunasih
    Date Deposited: 08 Sep 2015 03:56
    Last Modified: 08 Sep 2015 03:56
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18248

    Actions (login required)

    View Item