NILAI KUAT TEKAN, KUAT TARIK BELAH, DAN KUAT LENTUR PADA BETON BERAGREGAT KASAR PET DENGAN PENAMBAHAN SILICA FUME DAN SERAT BAJA SEBAGAI BAHAN PANEL DINDING (The Compressive Strength, Splitting Tensile Strength, and Flexural Strength of Concrete with PET as Coarse Aggregate with the Addition of Silica Fume and Steel Fibers as Wall Panel Material)

Kushendrahayu, Kartika (2015) NILAI KUAT TEKAN, KUAT TARIK BELAH, DAN KUAT LENTUR PADA BETON BERAGREGAT KASAR PET DENGAN PENAMBAHAN SILICA FUME DAN SERAT BAJA SEBAGAI BAHAN PANEL DINDING (The Compressive Strength, Splitting Tensile Strength, and Flexural Strength of Concrete with PET as Coarse Aggregate with the Addition of Silica Fume and Steel Fibers as Wall Panel Material). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (1293Kb) | Preview

    Abstract

    Polyethylene Terephthalate (PET) merupakan salah satu bahan polimer (plastik) yang banyak digunakan oleh masyarakat sebagai kemasan produk minuman. Tetapi, seiring perkembangan jumlah penduduk mengakibatkan semakin banyak pula limbah plastik yang dihasilkan. Pemanfaatan PET lainnya yaitu sebagai bahan tambah atau bahan pengganti dalam beton karena mempunyai berat yang ringan dan tidak mudah berubah bentuk, sehingga cocok diterapkan pada bangunan di Indonesia yang sering terjadi gempa. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan pemanfaatan PET sebagai agregat kasar dengan penambahan silica fume dan serat baja yang bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat lentur beton menggunakan agregat kasar dari plastik PET dengan penambahan silica fume dan serat baja. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan metode rancang beton menggunakan metode Dreux-Corrise karena penggunaan agregat ringan dari agregat buatan PET. Persentase silica fume yang digunakan sebesar 10% dari berat semen dan serat baja yang digunakan adalah serat dramix 3D tipe end hooked, aspek rasio (l/d) yaitu 65 sebesar 10 kg/m3 sesuai dengan spesifikasi pabrik dalam aturan pemakaian serat yang tertera pada kemasan dramix. Benda uji terdiri dari 2 bentuk dengan ukuran yang berbeda, yaitu silinder berukuran diameter 7,5 cm tinggi 15 cm sebanyak 6 buah yaitu 3 buah untuk uji kuat tekan dan 3 buah untuk uji kuat tarik belah. Sedangkan untuk uji kuat lentur menggunakan benda uji panel berukuran 50x30x3 cm sebanyak 3 buah. Pengujian dilaksanakan pada saat beton berumur 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa beton menggunakan agregat kasar dari plastik PET dengan penambahan silica fume dan serat baja masih tergolong beton ringan menurut SKSNI 03-2847-2002 yaitu kurang dari 1900 kg/m3 dengan berat jenis rata-rata untuk benda uji kuat tekan sebesar 1834,568 kg/m3 dan benda uji kuat tarik belah sebesar 1830,384 kg/m3. Nilai rata-rata kuat tekan sebesar 13,394 MPa, nilai rata-rata kuat tarik belah adalah 1,457 MPa, dan nilai rata-rata kuat lentur adalah sebesar 2,370 MPa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penambahan silica fume dan serat dramix dapat meningkatkan kekuatan beton serta menambah ikatan antara pasta semen dengan agregat. Kata Kunci: agregat kasar limbah plastik PET, beton ringan, metode Dreux- Corrise, silica fume, serat dramix

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    T Technology > TH Building construction
    T Technology > TP Chemical technology
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Rizqy Pratama Putra
    Date Deposited: 07 Sep 2015 22:21
    Last Modified: 07 Sep 2015 22:21
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18230

    Actions (login required)

    View Item