Penerapan Manajemen Persaatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jepara Dalam Peningkatan Prestasi Atlet Dan Pelatih (Studi Manajemen Keberhasilan PSTI Jepara Dalam Mencapai Prestasi Di Tingkat Jawa Tengah)

Herawan, Andhica Harfie (2015) Penerapan Manajemen Persaatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jepara Dalam Peningkatan Prestasi Atlet Dan Pelatih (Studi Manajemen Keberhasilan PSTI Jepara Dalam Mencapai Prestasi Di Tingkat Jawa Tengah). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (552Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan Penelitian ini untuk Penerapan Manajemen: (1) sejarah Klub PSTI Jepara. (2) Peran PSTI terhadap perkembangan prestasi atlet sepak takraw di Jepara. (3) Fasilitas atau sarana dan prasarana sepak takraw di Jepara. (4) Struktur organisasi di PSTI Jepara. (5) Kapasitas pelatih yg ada di PSTI Jepara. (6) Metode pembinaan PSTI terhapad perkembangan prestasi sepak takraw di Jepara. (7) Regenerasi atlet sepak takraw di PSTI Jepara. (8) Anggaran dana dan sumber dana yang dikelola oleh PSTI Jepara untuk menunjang prestasi sepak takraw di Jepara. (9) Pemenuhan gizi individu tiap-tiap atlet. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini digunakan strategi studi kasus terpancang tunggal yaitu sasaran yang akan diteliti sudah dibatasi dan ditentukan serta terpusat pada satu lokasi yang mempunyai karakteristik tersendiri. Sumber data yang digunakan adalah sumber benda, tempat, peristiwa, informan, dan dokumen. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan tujuan penelitian, dimana peneliti memilih informan yang dipandang mengetahui permasalahan secara mendalam serta dapat dipercaya. Dalam penelitian ini, untuk mencari validitas data digunakan dua teknik trianggulasi yaitu trianggulasi data dan trianggulasi metode. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif, yaitu proses analisis yang bergerak diantara tiga komponen yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini Adalah: (1) PSTI jepara berdiri tahun 1981 dengan Nama PERSERASI kemudian pada tahun 1993 diganti dengan nama PERSETASI. Kemudian pada tahun 2003 berubah menjadi PSTI (2) Peran PSTI Jepara sudah baik dalam peningkatan dan perkembangan prestasi atletnya. Hal ini sudah terbukti dengan adanya Try Out dan Try In atlet mampu mengukur kemampuan atau perkembangan kemampuannya sendiri. Menajemen PSTI Jepara sudah menerapkan empat fungsi manajemen, Baik dari perencanaan, pengorganisasian, Pengarahan, Pengawasan. Dari masing-masing fungsi sudah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. (3) Keadaan Sarana prasarana yang dimilki oleh PSTI Jepara sudah baik, sarana prasarana yang dimiliki antara lain mess pemain dan pelatih yang baik. Dua tempat latihan yang bisa digunakan dan sudah berlevel Nasional seperti GOR Sepak Takraw.(4) Struktur Organisasi yang ada di PSTI Jepara sudah melaksanakan kewajiban dan tanggung jawab masingmasing, dan tercapai program yang sudah di sepakati dan hasilnya, akan di evaluasi oleh manajemen PSTI Jepara (5) Pelatih yang dimiliki PSTI Jepara adalah seorang yang berkompeten dalam bidang olahraga dan rencana latihan dibuat secara terprogram dan atlet fokus dalam latihan.(6) wujud pembinaan yang dilakukan oleh manajemen antara lain memberikan fasilitas-fasilitas untuk latihan rutin termasuk GOR dan fasilitas lapangan, fasilitas makan (cathering),tempat istirahat, medik kesehatan, armada transportasi apabila pertandingan dilakukan diluar kota (7) Atlet atau pemain adalah subyek pembinaan yang utama di PSTI Jepara. Dalam setiap kompetisi pemain PSTI Jepara memiliki kualitas yang berbeda-beda, hal ini sangat berhubungan dengan pembibitan pemain. Karena PSTI Jepara sudah membibit atlit sejak anak-anak beranjak kelas 2 SD. (8) Sumber dana pembinaan masih ditopang dari APBD Kota Jepara melalui KONI, dana-dana digunakan untuk memotivasi atlet. Tidak hanya dari APBD saja, tetapi juga ada dana bantuan dari Donatur ,Sponsor / Investor. sehingga sumber dana yang diperoleh dari sponsor, kerja sama dengan pihak swasta, sumbangan dari pemerintah atau swasta yang tidak mengikat (9) Atlet PSTI Jepara sudah terpenuhi gizinya. Hal ini karena dalam pola makan atlet sudah di persiapkan dan di kontrol langsung oleh manajemen PSTI Jepara. Pemenuhan kebutuhan energi melalui konsumsi karbohidrat, melalui konsumsi protein dan melalui konsumsi lemak. Atlet Sepak takraw melakukan aktivitas fisik yang jauh lebih besar sehingga kebutuhan energinya juga bertambah dan membutuhkan asupan gizi yang tidak sedikit. Dengan begitu energi yang dikeluarkan untuk olahraga harus seimbang atau sama dengan energi yang masuk dari makanan sebagai sumber energi Simpulan penelitian ini adalah PSTI Jepara telah memiliki unsur-unsur yang memadai sebagai sebuah klub sepak takraw. Manajemen klub PSTI Jepara sangat baik, semua peran dan tangung jawab yang di berikan telah di jalankan sebagaimana mestinya. Tetapi yang menjadi kendala adalah kurangnya antusias seluruh warga Jepara untuk mendukung, bukan hanya daerah Welahan dan sekitarnya, yang selalu menyuplai altet dan pelatih saja, sehingga terkadang menejemen PSTI Jepara harus bekerja lebih keras untuk mencari bibit-bibit muda yang akan di jadikan atlet PSTI Jepara. Kata Kunci : Sepak Takraw, Manajemen, Studi Kasus

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Keolahragaan
    Depositing User: Nilam Rikamukti
    Date Deposited: 07 Sep 2015 21:08
    Last Modified: 07 Sep 2015 21:08
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18216

    Actions (login required)

    View Item