IMPLEMENTASI PENDEKATAN SCIENTIFIC DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS IV SDN 1 SRUWENG TAHUN AJARAN 2014/2015

Mulyani, Tri (2015) IMPLEMENTASI PENDEKATAN SCIENTIFIC DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS IV SDN 1 SRUWENG TAHUN AJARAN 2014/2015. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1181Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan langkah-langkah implementasi Pendekatan Scientific dengan Model Pembelajaran Berbasis Masa-lah (Problem Based Learning); (2) meningkatkan pembelajaran IPA pada Tema Makananku Sehat dan Bergizi di Kelas IV; dan (3) mendeskripsikan kendala dan solusi implementasi Pendekatan Scientific dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 1 Sruweng tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 24 siswa terdiri dari 12 siswa lakilaki dan 12 siswa perempuan. Validitas data menggunakan triangulasi sumber yang berasal dari siswa kelas IV, teman sejawat, dan guru kelas IV; serta triangulasi teknik yang terdiri dari observasi, wawancara, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) implementasi Pendekatan Scientific dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) sudah dilaksanakan sesuai dengan tahapannya yaitu: (a) Orientation, (b) Organization, (c) Controlling, (d) Generalization, (e) Analisation; (2) Implementasi Pendekatan Scientific dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dapat meningkatkan pembelajaran IPA pada Tema Makananku Sehat dan Bergizi di Kelas IV SD Negeri 1 Sruweng dibuktikan dengan adanya peningkatan keterampilan proses sains pada setiap siklusnya. Pada siklus I sebesar 80,00%, pada siklus II sebesar 91,88% dan pada siklus III sebesar 97,50%, dan peningkatan hasil belajar IPA pada siklus I sebesar 79,17%, pada siklus II sebesar 97,82%, dan pada siklus III sebesar 100%; (3) Kendala yang dihadapi, yaitu: (a) pengelolaan kelas yang belum maksimal; (b) siswa membutuhkan waktu yang relatif lama dalam pelaksanaan percobaan; dan (c) siswa belum aktif dalam melakukan kegiatan bertanya. Solusi dari kendala tersebut yaitu: (a) guru diarahkan untuk memberikan bimbingan pada kelompok kecil secara optimal; (b) percobaan dilakukan dengan cara membagikan alat dan bahan kepada tiap kelompok; (c) mengondisikan tiap siswa agar percaya diri dan aktif dalam kelompok, dan (d) memotivasi siwa agar antusias untuk aktif bertanya. Kesimpulan penelitian ini adalah implementasi Pendekatan Scientific dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dapat meningkatkan pembelajaran IPA di kelas IV SD Negeri 1 Sruweng Tahun Ajaran 2014/2015. Kata Kunci: scientific, problem based learning, IPA

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
    Depositing User: Nur Aisyah Puji Utami
    Date Deposited: 07 Sep 2015 12:51
    Last Modified: 07 Sep 2015 12:51
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18135

    Actions (login required)

    View Item