PENGARUH WING PITCH RATIO DAN WING WIDTH RATIO TERHADAP KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS DAN FAKTOR GESEKAN PADA PENUKAR KALOR PIPA KONSENTRIK DENGAN DOUBLE SIDED DELTA WING TAPE INSERT SUSUNAN BACKWARD WING

Maulana, himmawan Sabda (2015) PENGARUH WING PITCH RATIO DAN WING WIDTH RATIO TERHADAP KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS DAN FAKTOR GESEKAN PADA PENUKAR KALOR PIPA KONSENTRIK DENGAN DOUBLE SIDED DELTA WING TAPE INSERT SUSUNAN BACKWARD WING. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (890Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh wing pitch ratio (P/W) dan wing width ratio (w/W) terhadap karakteristik perpindahan panas dan faktor gesekan pada penukar kalor pipa konsentrik dengan double sided delta wing tape insert susunan backward wing (T-W with B-Wing). Pada penelitian ini, P/W divariasi sebesar 1,18; 1,42; dan 1,65, sedangkan w/W divariasi sebesar 0,31; 0,47; dan 0,63. Double sided delta wing tape insert adalah modifikasi dari longitudinal tape insert (L-T) dengan penambahan delta wings di kedua sisi tape secara selang-seling sebagai vortex generators untuk meningkatkan koefisien perpindahan panas konveksi. Sebagai perbandingan, pada penelitian ini juga diuji penukar kalor tanpa sisipan (plain tube) dan dengan penambahan sisipan L-T. Fluida kerja di pipa dalam adalah air panas dan di annulus adalah air dingin, dengan arah aliran berlawanan arah.Pengujian dilakukan pada bilangan Reynolds (Re) 5300-14.500. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunakan sisipan T-W with B- Wing, meningkatkan bilangan Nusselt (Nu), faktor gesekan (f) dan unjuk kerja termal () dibandingkan dengan penggunaan L-T. Karakteristik perpindahan panas, faktor gesekan dan unjuk kerja termal penukar kalor dengan penggunaan sisipan T-W with B-Wing meningkat dengan penurunan nilai P/W dan kenaikan nilai w/W. Penukar kalor dengan penambahan sisipan T-W with B-Wing dengan nilai P/W = 1,18 dan nilai w/W = 0,63 menghasilkan bilangan Nusselt, penurunan tekanan, faktor gesekan, effektivenes dan unjuk kerja termal tertinggi. Bilangan Nusselt rata-rata pipa dalam (Nu i ) dengan penambahan L- T dan T-W with B-Wing dengan P/W = 1,18; 1,42; dan 1,65 berturut-turut meningkat dalam kisaran 12% - 21%; 132% - 149%; 105% - 135%; dan 84% - 104% dibandingkan dengan plain tube. Bilangan Nusselt rata-rata pipa dalam (Nu i ) dengan penambahan L-T dan T-W with B-Wing dengan w/W = 0,31; 0,47; dan 0,63 berturut-turut meningkat dalam kisaran 12% - 21%; 73% - 96%; 106% - 140%; dan 132% - 149% dibandingkan dengan plain tube. Faktor gesekan rata-rata pipa dalam dengan penambahan sisipan L-T dan T-W with B-Wing dengan P/W = 1,18; 1,42; dan 1,65 berturut-turut meningkat 2,39; 9,58; 7,18; dan 5,59 kali lebih besar dibandingkan faktor gesekan plain tube. Faktor gesekan rata-rata di pipa dalam dengan penambahan sisipan L-T dan T-W with B-Wing dengan w/W = 0,31; 0,47; dan 0,63 berturut-turut meningkat 2,39; 6,83; 8,34; dan 9,58 kali lebih besar dibandingkan faktor gesekan plain tube. Unjuk kerja termal penukar kalor dengan penambahan sisipan LT dan T-W with B-Wing dengan P/W = 1,18; 1,42; dan 1,65 berturut-turut dalam kisaran 0.66-0.86, 0.88-1.11, 0.85-0.95, dan 0.80-0.88. Unjuk kerja termal penukar kalor dengan penambahan sisipan T-W with B-Wing dengan w/W = 0,31; 0,47; dan 0,63 berturut-turut dalam kisaran 0.75-0.90, 0.82-0.97, dan 0.88-1.11 Kata kunci : backward wing, bilangan Nusselt, delta wing, wing pitch ratio, wing width ratio

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Mesin
    Depositing User: Ihwan Ali
    Date Deposited: 07 Sep 2015 10:58
    Last Modified: 07 Sep 2015 10:58
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18082

    Actions (login required)

    View Item