EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC PADA MATERI LIMIT FUNGSI ALJABAR DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA KELAS X MIA SEMESTER II SMA NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Wulandari, Intan (2015) EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC PADA MATERI LIMIT FUNGSI ALJABAR DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA KELAS X MIA SEMESTER II SMA NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (759Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) apakah pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 7E dengan pendekatan Scientific pada materi limit fungsi aljabar menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik daripada model pembelajaran konvensional, (2) diantara kategori gaya belajar siswa manakah yang memiliki prestasi belajar matematika lebih baik, antara siswa yang mempunyai gaya belajar visual, auditorial atau kinestetik, (3) pada masing-masing kategori gaya belajar siswa, manakah yang memiliki prestasi belajar matematika yang lebih baik, siswa dengan model pembelajaran Learning Cycle 7E dengan pendekatan Scientific atau siswa dengan model pembelajaran konvensional pada materi limit fungsi aljabar, (4) pada masing-masing model pembelajaran, manakah yang dapat memberikan prestasi belajar matematika lebih baik, siswa dengan gaya belajar visual, auditorial atau kinestetik pada materi limit fungsi aljabar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimental semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X MIA SMA Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2013/2014, yang terdiri dari 5 kelas dengan banyaknya siswa 158. Sampel yang digunakan yaitu 2 kelas dengan jumlah siswa kedua kelas tersebut adalah 65 siswa. Pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling. Uji coba instrumen dilaksanakan di SMA Negeri 6 Surakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi untuk mengumpulkan data yang berupa data nilai MID Semester II (Ulangan Tengah Semester II) matematika, metode angket untuk data gaya belajar siswa dan metode tes untuk data prestasi belajar matematika siswa pada materi limit fungsi aljabar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Sebagai persyaratan analisis yaitu populasi berdistribusi normal menggunakan uji Liliefors dan populasi mempunyai variansi yang sama (homogen) menggunakan metode Bartlett. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) model pembelajaran Learning Cycle 7E dengan pendekatan Scientific memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional pada materi limit fungsi aljabar, (2) siswa dengan gaya belajar visual memiliki prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa dengan gaya belajar auditorial, siswa dengan gaya belajar visual memiliki prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa dengan gaya belajar kinestetik dan siswa dengan gaya belajar kinestetik memiliki prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa dengan gaya belajar auditorial pada materi limit fungsi aljabar. (3) pada model pembelajaran konvensional, siswa dengan gaya belajar visual memiliki prestasi yang lebih baik dibandingkan siswa dengan gaya belajar auditorial, siswa dengan gaya belajar visual dan siswa dengan gaya belajar kinestetik memiliki prestasi yang sama, siswa dengan gaya belajar auditorial dan siswa dengan gaya belajar kinestetik memiliki prestasi yang sama sedangkan untuk model pembelajaran Learning Cycle 7E dengan pendekatan Scientific, siswa dengan gaya belajar visual memiliki prestasi yang lebih baik dibandingkan siswa dengan gaya belajar auditorial, siswa dengan gaya belajar visual dan siswa dengan gaya belajar kinestetik memiliki prestasi yang sama, siswa dengan gaya belajar auditorial dan siswa dengan gaya belajar kinestetik memiliki prestasi yang sama pada materi limit fungsi aljabar, (4) untuk siswa dengan gaya belajar visual, penggunaan model pembelajaran Learning Cycle 7E dengan pendekatan Scientific memiliki prestasi yang lebih baik dibandingkan model pembelajaran konvensional. Untuk siswa dengan gaya belajar auditorial, penggunaan Learning Cycle 7E dengan pendekatan Scientific memiliki prestasi yang sama dengan model pembelajaran konvensional sedangkan untuk siswa dengan gaya belajar kinestetik, penggunaan model pembelajaran Learning Cycle 7E dengan pendekatan Scientific memiliki prestasi yang lebih baik dibandingkan model pembelajaran konvensional. Kata kunci: model pembelajaran Learning Cycle 7E dengan pendekatan Scientific, model pembelajaran konvensional, gaya belajar, limit fungsi aljabar, prestasi belajar.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Q Science > QA Mathematics
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
    Depositing User: Rizqy Pratama Putra
    Date Deposited: 06 Sep 2015 22:01
    Last Modified: 06 Sep 2015 22:01
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18056

    Actions (login required)

    View Item