PENGARUH DIAMETER KAWAT LILITAN ELEKTROMAGNET PADA SALURAN BAHAN BAKAR DAN PEMASANGAN 9POWER PADA KABEL BUSI TERHADAP TORSI DAN DAYA PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA JUPITER Z

SALATIN, SIRRUS SANDY (2015) PENGARUH DIAMETER KAWAT LILITAN ELEKTROMAGNET PADA SALURAN BAHAN BAKAR DAN PEMASANGAN 9POWER PADA KABEL BUSI TERHADAP TORSI DAN DAYA PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA JUPITER Z. Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (549Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah: (1) Menyelidiki pengaruh diameter kawat lilitan elektromagnet pada saluran bahan bakar terhadap torsi dan daya pada sepeda motor Yamaha Jupiter Z Tahun 2007. (2) Menyelidiki pengaruh letak pemasangan dan jumlah 9Power pada kabel busi terhadap torsi dan daya pada sepeda motor Yamaha Jupiter Z tahun 2007. (3) Menyelidiki interaksi pengaruh diameter kawat lilitan elektromagnet dan letak pemasangan dan jumlah 9Power pada kabel busi terhadap torsi dan daya pada sepeda motor Yamaha Jupiter Z tahun 2007. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Penelitian dilakukan di MOTOTECH (Motocourse Technology) dengan alamat Jalan Ringroad Selatan, Kemasan, Singosaren, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Alat yang digunakan untuk mengukur torsi dan daya adalah dynotest tipe Dynojet SD325. Populasi dalam penelitian ini adalah sepeda motor Yamaha Jupiter Z Tahun 2007 dan sampel dalam penelitian ini adalah sepeda motor Yamaha Jupiter Z Tahun 2007 bernomor mesin 2P2675042. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis varian dua jalan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara diameter kawat lilitan elektromagnet terhadap torsi dan daya, dengan hasil pengukuran torsi maksimal 8,82 Nm dan daya maksimal 6263,88 Nm/s menggunakan diameter kawat lilitan elektromagnet 0,20 mm. (2) Tidak terdapat pengaruh antara letak pemasangan dan jumlah 9Power pada kabel busi terhadap torsi. Dan terdapat pengaruh yang signifikan antara letak pemasangan dan jumlah 9Power pada kabel busi terhadap daya dengan hasil pengukuran daya maksimal 6263,88 Nm/s menggunakan semua perlakuan letak pemasangan dan jumlah 9Power. (3) Tidak terdapat pengaruh antara diameter kawat lilitan elektromagnet dan letak pemasangan dan jumlah 9Power pada kabel busi terhadap torsi. Dan terdapat pengaruh yang signifikan antara diameter kawat lilitan elektromagnet dan letak pemasangan dan jumlah 9Power pada kabel busi terhadap daya dengan hasil pengukuran daya maksimal 6263,88 Nm/s menggunakan diameter kawat lilitan elektromagnet 0,20 mm dan pemasangan 1 buah 9Power dekat busi. Kata kunci: torsi, daya, kawat lilitan elektromagnet, 9Power

    Item Type: Other
    Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    T Technology > TL Motor vehicles. Aeronautics. Astronautics
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Mesin
    Depositing User: Endar Kusumaningrum
    Date Deposited: 15 Sep 2015 12:39
    Last Modified: 15 Sep 2015 12:39
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/18053

    Actions (login required)

    View Item