ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK AKHIR GULA TEBU PADA PTPN IX PABRIK GULA TASIKMADU

Irawan, Adrian Ogiv (2015) ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK AKHIR GULA TEBU PADA PTPN IX PABRIK GULA TASIKMADU. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (429Kb) | Preview

    Abstract

    Pengendalian kualitas merupakan kegiatan yang perlu diterapkan oleh setiap perusahaan dalam proses produksi. Dengan usaha untuk menekan jumlah produk yang rusak mulai dari bahan baku, bahan pembantu, proses produksi hingga sampai produk dikemas dan menjadi produk jadi. Pengendalian kualitas merupakan usaha dalam meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pelanggan bahkan dapat memperluas cakupan pasar. Dalam hal ini penulis melakukan penelitian kualitas produk akhir gula tebu pada musim produksi tahun 2013. Perusahaan yang penulis teliti adalah Pabrik Gula Tasikmadu Karanganyar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata kecacatan dan mengetahui kerusakan produk akhir gula tebu yang out of control, serta mengetahui jenis dan penyebab kecacatannya. Dalam pembahasan data-data yang dibutuhkan antara lain : data produksi musim 2013, data kerusakan produksi gula tebu selama musim produksi 2013 serta jenis kerusakaanya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Metode yang yang digunakan adalah analisis c-chart dengan menyertakan diagram bagan kendali atas dan bawah, diagram pareto dan diagram sebab-akibat (fishbone chart). Bedasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui produksi gula tebu pada musim produksi 2013 dengan jumlah kecacatan sebanyak 1256 kuintal gula tebu, dengan menggunakan bagan kendali kualitas c-chart dapat diketahui rata-rata kecacatan yaitu sebesar 114,18; batas pengendalian atas (UCL) sebesar 146,24; batas pengendalian bawah (LCL) sebesar 82,12, sedangkan analisis dengan menggunakan diagram pareto diketahui jenis kecacatan yang sering terjadi yaitu adanya kemasan yang rusak atau sobek sebesar 614 kuintal atau 48,88%. Berdasarkan analisis dengan menggunakan sebab-akibat (fishbone Chart) penyebab kecacatan yang paling dominanan terjadi diakibatkan mesin yang sering rusak. Berdasarkan pembahasan analisis data dan kesimpulan hasil penelitian menyarankan rekomendasi kepada Pabrik Gula Tasikmadu untuk mempertimbangkan penggunaan mesin-mesin yang lebih moderen untuk dapat meminimalkan kerusakan dan meningkatkan produktivitas. Kata kunci : Pengendalian Kualitas, C-Chart, Diagram Pareto dan diagram Fishbone.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
    H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Fakultas Ekonomi > D3 - Manajemen Bisnis
    Depositing User: Maharani Angel Ein Suryono
    Date Deposited: 05 Sep 2015 11:47
    Last Modified: 05 Sep 2015 11:47
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17914

    Actions (login required)

    View Item