KEWENANGAN NEGARA TERHADAP PENYELIDIKAN KECELAKAAN PENERBANGAN SIPIL INTERNASIONAL DI LAUT LEPAS MENURUT HUKUM INTERNASIONAL (Studi Kasus Pesawat Malaysia Airlines MH370)

Karamy, Shelma (2015) KEWENANGAN NEGARA TERHADAP PENYELIDIKAN KECELAKAAN PENERBANGAN SIPIL INTERNASIONAL DI LAUT LEPAS MENURUT HUKUM INTERNASIONAL (Studi Kasus Pesawat Malaysia Airlines MH370). Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1192Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kewenangan penyelidikan kecelakaan pesawat Malaysia Airlines MH370 telah sesuai dengan ketentuan dalam Hukum Internasional. Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dan bersifat preskriptif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dihasilkan kesimpulan bahwa dalam hukum internasional, penyelidikan kecelakaan pesawat diatur dalam Konvensi Chicago 1944 tentang Penerbangan Sipil Internasional, pada Annex 13 tentang Aircraft Accident and Incident Investigation. Ketika pesawat jatuh di laut lepas, maka negara registrasi lah yang bertanggungjawab dalam menyelenggarakan penyelidikan dengan dibantu oleh negara operator, negara desain, negara manufaktur, maupun negara lain sebagai partisipan. Malaysia sebagai negara registrasi dan negara operator telah mengadakan serta memimpin penyelidikan. Malaysia meminta bantuan Australia sebagai negara terdekat dari lokasi kecelakaan untuk ikut dalam penyelidikan. China juga ikut serta dalam penyelidikan dengan dasar adanya kepentingan khusus yakni negara dengan jumlah korban terbanyak. Terdapat lima negara yang terlibat yakni: Malaysia, Inggris dan Amerika (negara desain dan manufaktur pesawat), serta Australia dan China (negara partisipan). Kewenangan penyelidikan terhadap kecelakaan pesawat Malaysia Airlines MH370 telah sesuai dengan ketentuan dalam hukum internasional. Kata Kunci: Kewenangan penyelidikan, kecelakaan pesawat udara, laut lepas

    Item Type: Other
    Subjects: K Law > KZ Law of Nations
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Endar Kusumaningrum
    Date Deposited: 06 Sep 2015 18:13
    Last Modified: 06 Sep 2015 18:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/17911

    Actions (login required)

    View Item